Kumparan Logo

Harga Komoditas Menguat: Timah 5 Persen, Minyak Mentah 1 Persen

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Produksi Minyak Mentah Brent. Foto: Scott Heppel/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Produksi Minyak Mentah Brent. Foto: Scott Heppel/AFP

Harga minyak mentah ditutup naik 1 persen pada Senin (9/2), setelah Kementerian Transportasi AS mengeluarkan imbauan kepada kapal-kapal berbendera AS untuk menjauhi wilayah Iran sejauh mungkin saat melewati Selat Hormuz dan Teluk Oman.

Dikutip dari Reuters, Selasa (10/2), harga minyak mentah Brent berjangka ditutup naik 99 sen, atau 1,5 persen menjadi USD 69,04 per barel. Minyak mentah West Texas Intermediate AS naik 81 sen, atau 1,3 persen dan ditutup pada USD 64,36 per barel.

Batu Bara

Harga batu bara ICE Newcastle menguat pada penutupan perdagangan Senin. Berdasarkan situs Barchart, harga batu bara untuk kontrak Maret 2026 naik tipis 0,21 persen dan berada di harga USD 117,50 per ton.

CPO

Adapun harga minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) menguat pada penutupan perdagangan Senin. Berdasarkan tradingeconomics, harga CPO naik 0,22 persen berada di MYR 4.162 per ton.

Pekerja menurunkan tandan buah segar kelapa sawit untuk diolah menjadi Crude Palm Oil (CPO). Foto: ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi

Nikel

Harga nikel terpantau mengalami kenaikan pada penutupan perdagangan Senin. Harga nikel berdasarkan tradingeconomics naik 1,01 persen menjadi USD 17.410 per ton.

Timah

Sementara itu, harga timah juga terpantau mengalami kenaikan pada penutupan perdagangan Senin. Harga timah berdasarkan situs London Metal Exchange (LME) melesat 5,09 persen dan menetap di USD 49.098 per ton.