Kumparan Logo

Harga Komoditas: Minyak Mentah Anjlok 5 Persen, CPO Naik 1,4 Persen

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi pengeboran minyak. Foto: Asif 31/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pengeboran minyak. Foto: Asif 31/Shutterstock

Harga minyak mentah turun pada perdagangan Selasa (4/8) ke level terendah dalam lebih dari tiga minggu. Hal ini karena optimisme bahwa AS dan Iran bergerak lebih dekat ke kesepakatan yang akan membuka kembali Selat Hormuz.

Dikutip dari Bloomberg, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman September turun 5,7 persen menjadi USD 75,77 per barel di New York. Brent untuk penyelesaian Oktober turun 5,3 persen menjadi USD 79,36 per barel.

Batu Bara

Sedangkan harga batu bara melemah pada penutupan perdagangan Selasa. Harga batu bara ICE Newcastle untuk kontrak Agustus 2026 berdasarkan situs Barchart turun 1,25 persen menjadi USD 130.85 per ton.

CPO

Harga minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) menguat pada perdagangan Selasa. Berdasarkan situs tradingeconomics.com, harga CPO naik 1,45 persen menjadi MYR 4.696 per ton.

Ilustrasi Tambang Nikel Indonesia Foto: Masmikha/Shutterstock

Nikel

Adapun harga nikel terpantau mengalami kenaikan pada penutupan perdagangan Selasa. Berdasarkan London Metal Exchange (LME), harga nikel sedikit naik 0,78 persen menjadi USD 17.193 per ton.

Timah

Sementara itu, harga timah juga terpantau mengalami kenaikan pada penutupan perdagangan Selasa. Berdasarkan London Metal Exchange (LME), harga timah naik 0,98 persen dan menetap di USD 55.989 per ton.