Kumparan Logo

Harga Komoditas: Minyak Mentah Melesat 2,5 Persen, Batu Bara Turun 0,85 Persen

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 1 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi kilang minyak di tengah laut. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kilang minyak di tengah laut. Foto: Shutterstock

Harga minyak mentah naik lebih dari 2 persen pada hari Kamis (12/9). Kenaikan ini terjadi karena produsen menilai dampak pada produksi di Teluk Meksiko-Amerika Serikat setelah Badai Francine menerjang wilayah penghasil minyak lepas pantai, sebelum diturunkan statusnya menjadi badai tropis.

Mengutip Reuters, harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate AS naik USD 1,66, atau 2,5 persen menjadi USD 68,97 per barel. Harga minyak mentah berjangka Brent naik USD 1,36 atau 1,9 persen menjadi USD 71,97 per barel.

Batu Bara

Harga batu bara turun pada penutupan perdagangan Kamis kemarin. Menurut bursa ICE Newcastle (Australia), harga batu bara kontrak pengiriman September 2024 turun 0,85 persen menjadi USD 138,15 per ton.

CPO

Harga minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) terpantau turun pada penutupan perdagangan Kamis. Menurut bursamalaysia.com, harga CPO kontrak September 2024 turun dari angka MYR 4,020 per ton menjadi 3,960 per ton.

Nikel

Harga nikel terpantau naik pada penutupan perdagangan Kamis. Harga nikel berdasarkan London Metal Exchange (LME) ditutup naik 0,15 persen menjadi USD 16.136 per ton.

Timah

Harga timah naik pada penutupan perdagangan Kamis. Harga timah berdasarkan LME berakhir naik 1,49 persen menjadi USD 31.406 per ton.