Kumparan Logo

Harga Komoditas: Minyak Mentah Melesat 2 Persen, Nikel Anjlok 1,5 Persen

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi kilang minyak di tengah laut. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kilang minyak di tengah laut. Foto: Shutterstock

Harga minyak mentah naik lebih dari 1 persen pada penutupan perdagangan Selasa (2/9), setelah AS memberlakukan sanksi yang menargetkan aliran pendapatan minyak Iran, dan menjelang pertemuan OPEC+ pada hari Minggu.

Dikutip dari Reuters, minyak mentah Brent ditutup naik 99 sen, atau 1,45 persen menjadi USD 69,14 per barel. Minyak mentah West Texas Intermediate AS ditutup pada harga USD 65,59 per barel, naik USD 1,58 atau 2,47 persen.

Batu Bara

Harga batu bara anjlok pada penutupan perdagangan Selasa. Berdasarkan situs tradingeconomics, harga batu bara menurun 1 persen berada di posisi USD 108,80 per ton.

CPO

Adapun harga minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) melesat pada penutupan perdagangan Selasa. Berdasarkan tradingeconomics, harga CPO naik 2,22 persen menjadi MYR 4.474 per ton.

Nikel

Harga nikel terpantau mengalami penurunan pada penutupan perdagangan Selasa. Harga nikel berdasarkan tradingeconomics anjlok 1,52 persen menjadi USD 15.240 per ton.

Timah

Sementara itu, harga timah juga mengalami penurunan pada penutupan perdagangan Selasa. Harga timah berdasarkan situs London Metal Exchange (LME) turun tipis 0,62 persen dan menetap di USD 34.733 per ton.