Kumparan Logo

Harga Komoditas: Minyak Mentah Melesat 2 Persen, Nikel Anjlok 2 Persen

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Tambang Nikel Indonesia Foto: Masmikha/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Tambang Nikel Indonesia Foto: Masmikha/Shutterstock

Harga minyak mentah naik pada perdagangan Rabu (10/6), karena Presiden AS Donald Trump memperingatkan serangan AS yang akan segera terjadi terhadap Iran dan persediaan minyak mentah domestik membukukan penurunan tajam.

Dikutip dari Bloomberg, harga minyak WTI untuk pengiriman Juli naik 2,1 persen menjadi USD 90.03 per barel di New York. Minyak Brent untuk penyelesaian Agustus naik 1,8 persen menjadi USD 93,10 per barel.

Batu Bara

Sedangkan harga batu bara naik pada penutupan perdagangan Rabu. Harga batu bara ICE Newcastle berdasarkan situs Barchart ditutup sedikit naik 0,5 persen menjadi USD 150,95 per ton.

CPO

Harga minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) menguat pada perdagangan Rabu. Berdasarkan situs tradingeconomics.com, harga CPO naik tipis 0,22 persen menjadi MYR 4.538 per ton.

Nikel

Adapun harga nikel terpantau mengalami penurunan pada penutupan perdagangan Rabu. Berdasarkan London Metal Exchange (LME), harga nikel merosot 2,14 persen menjadi USD 17.678 per ton.

Timah

Sementara itu, harga timah juga terpantau mengalami penurunan pada penutupan perdagangan Rabu. Berdasarkan London Metal Exchange (LME), harga timah melemah 1,03 persen dan menetap di USD 51.960 per ton.