Kumparan Logo

Harga Komoditas: Minyak Mentah Melesat 4 Persen, CPO-Nikel Turun Tipis

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Tambang Nikel Indonesia Foto: Masmikha/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Tambang Nikel Indonesia Foto: Masmikha/Shutterstock

Harga minyak mentah turun lebih dari USD 2 per barel pada Rabu (12/11) terbebani oleh laporan OPEC yang mengatakan pasokan minyak global akan sesuai dengan permintaan pada tahun 2026, menandai pergeseran lebih lanjut dari proyeksi sebelumnya tentang defisit pasokan.

Dikutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent ditutup pada USD 62,71 per barel, turun USD 2,45, atau 3,76 persen setelah naik 1,7 persen pada Selasa. Harga minyak mentah West Texas Intermediate AS ditutup pada USD 58,49 per barel, turun USD 2,55, atau 4,18 persen setelah naik 1,5 persen pada sesi sebelumnya.

Batu Bara

Harga batu bara ditutup melonjak pada penutupan perdagangan Rabu. Berdasarkan situs tradingeconomics, harga batu bara naik 1,53 persen dan berada di posisi USD 109,50 per ton.

CPO

Adapun harga minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) menurun pada penutupan perdagangan Rabu. Berdasarkan tradingeconomics, harga CPO turun tipis 0,34 persen menjadi MYR 4.125 per ton.

Nikel

Harga nikel terpantau mengalami penurunan pada penutupan perdagangan Rabu. Harga nikel berdasarkan tradingeconomics melemah 0,10 persen menjadi USD 15.010 per ton.

Timah

Sementara itu, harga timah terpantau mengalami kenaikan pada penutupan perdagangan Rabu. Harga timah berdasarkan situs London Metal Exchange (LME) melesat 2,13 persen dan menetap di USD 37.399 per ton.