Kumparan Logo

Harga Komoditas: Minyak Mentah Naik Imbas Menurunnya Stok dan CPO Turun

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi pengeboran minyak lepas pantai (offshore). Foto: Mr.PK/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pengeboran minyak lepas pantai (offshore). Foto: Mr.PK/Shutterstock

Harga minyak berakhir lebih tinggi pada penutupan perdagangan Rabu (24/7), didukung oleh penurunan besar dalam stok minyak mentah dan bahan bakar AS, namun berada mendekati level terendah dalam enam minggu terakhir. Lantaran kekhawatiran atas lemahnya permintaan global.

Selain itu, kenaikan ini menghentikan penurunan tiga sesi berturut-turut imbas menurunnya persediaan minyak mentah dan bahan bakar AS, serta meningkatnya risiko pasokan minyak akibat kebakaran hutan di Kanada.

Minyak mentah berjangka Brent untuk bulan September ditutup 70 sen, atau 0,9 persen lebih tinggi pada USD 81,71 per barel. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS untuk bulan September naik 63 sen, atau 0,8 persen menjadi USD 77,59 per barel.

Batu Bara

Harga batu bara naik pada penutupan perdagangan Rabu (25/7). Menurut bursa ICE Newcastle (Australia), harga batu bara kontrak pengiriman Juli 2024 naik tipis 0,04 persen menjadi USD 134,75 per ton.

CPO

Harga minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) terpantau turun pada penutupan perdagangan Rabu (24/7). Menurut bursamalaysia.com, harga CPO kontrak Agustus 2024 turun dari MYR 3.991 per ton jadi MYR 3.980 per ton.

Nikel

Harga nikel terpantau turun pada penutupan perdagangan Rabu. Harga nikel berdasarkan London Metal Exchange (LME) ditutup turun 1,21 persen menjadi USD 15.827 per ton.

Timah

Harga timah terpantau naik pada penutupan perdagangan Rabu. Harga timah berdasarkan LME berakhir naik 1,26 persen menjadi USD 29.790 per ton.