Kumparan Logo

Harga Komoditas: Minyak Mentah Turun 1 Persen, CPO Naik Jadi MYR 3.960 per Ton

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kilang El Palito milik perusahaan minyak negara Venezuela PDVSA, di Puerto Cabello, Venezuela. Foto: Leonardo Fernandez Viloria/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Kilang El Palito milik perusahaan minyak negara Venezuela PDVSA, di Puerto Cabello, Venezuela. Foto: Leonardo Fernandez Viloria/REUTERS

Harga minyak mentah dunia kembali melemah untuk penutupan perdagangan Rabu (7/1) setelah pasar merespons kesepakatan Presiden AS Donald Trump yang akan ambil alih hingga 50 juta barel minyak mentah Venezuela. Langkah ini dinilai menambah pasokan ke pasar global dan menekan harga.

Mengutip Reuters pada Kamis (8/1), minyak mentah Brent ditutup turun 74 sen atau 1,2 persen ke level USD 59,96 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) anjlok USD 1,14 atau 2 persen menjadi USD 55,99 per barel.

Pada sesi sebelumnya, kedua acuan tersebut juga sudah merosot lebih dari USD 1 per barel, seiring ekspektasi pasokan global yang melimpah sepanjang tahun ini.

CPO

Harga minyak kelapa sawit atau Crude Palm Oil (CPO) terpantau mengalami kenaikan pada penutupan hari Rabu (7/1). Berdasarkan situs Barchart, harga CPO untuk kontrak Januari 2026 naik 0,81 persen menjadi MYR 3.960 per ton.

Tandan buah segar kelapa sawit. Foto: Ave Airiza Gunanto/kumparan

Batu Bara

Selain itu harga batu bara terpantau turun. Berdasarkan situs ICE Newcastle, harga batu bara turun 0,33 persen ke level USD 106.90 per ton.

Nikel

Harga nikel berdasarkan London Metal Exchange (LME) terpantau turun 3,40 persen menjadi USD 17.895.

Timah

Harga timah berdasarkan London Metal Exchange (LME) juga turun 0,46 persen menjadi USD 44.323 per ton.

instagram embed