Kumparan Logo

Harga Komoditas: Minyak Mentah Turun 1 Persen, Timah Melesat 1,3 Persen

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Melihat pengolahan konsentrat timah hingga proses peleburan di TSL Ausmelt Furnace di Unit Metalurgi Muntok, Kabupaten Bangka Barat, Sabtu (23/8/2025). Foto: Fariza Rizky Ananda/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Melihat pengolahan konsentrat timah hingga proses peleburan di TSL Ausmelt Furnace di Unit Metalurgi Muntok, Kabupaten Bangka Barat, Sabtu (23/8/2025). Foto: Fariza Rizky Ananda/kumparan

Harga minyak mentah turun pada penutupan perdagangan Jumat (19/9). Penurunan terjadi karena kekhawatiran mengenai kelebihan pasokan dan menurunnya permintaan, melebihi ekspektasi pemotongan suku bunga pertama tahun ini oleh Federal Reserve AS akan memicu lebih banyak konsumsi.

Dikutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent ditutup pada USD 66,68 per barel, turun 76 sen atau 1,1 persen. Harga minyak mentah West Texas Intermediate AS ditutup pada USD 62,68, turun 89 sen atau 1,4 persen.

Batu Bara

Harga batu bara tidak mengalami perubahan pada penutupan perdagangan Jumat. Berdasarkan situs tradingeconomics, harga batu bara berada di posisi USD 103,35 per ton.

CPO

Adapun harga minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) menurun pada penutupan perdagangan Jumat. Berdasarkan tradingeconomics, harga CPO turun 0,23 persen menjadi MYR 4.424 per ton.

Nikel

Harga nikel terpantau turun pada penutupan perdagangan Jumat. Harga nikel berdasarkan tradingeconomics sedikit melemah 0,42 persen menjadi USD 15.270 per ton.

Timah

Sementara itu, harga timah naik pada penutupan perdagangan Jumat. Harga timah berdasarkan situs London Metal Exchange (LME) melesat 1,36 persen dan menetap di USD 34.172 per ton.