Kumparan Logo

Harga Komoditas: Timah Anjlok 1,8 Persen, Batu bara Naik 0,4 Persen

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sejumlah kapal tongkang bermuatan batu bara melintas perairan Sungai Mahakam di Samarinda, Kalimantan Timur, Rabu (6/11/2024). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah kapal tongkang bermuatan batu bara melintas perairan Sungai Mahakam di Samarinda, Kalimantan Timur, Rabu (6/11/2024). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO

Harga timah anjlok pada penutupan perdagangan Kamis (18/9). Sementara itu minyak mentah turun karena para pedagang tetap khawatir tentang prospek ekonomi Amerika Serikat (AS) sehari setelah Federal Reserve AS memangkas suku bunga untuk pertama kalinya tahun ini.

Dikutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent turun 51 sen atau 0,8 persen menjadi USD 67,44 per barel. Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun 48 sen atau 0,8 persen menjadi USD 63,57 per barel.

Batu bara

Harga batu bara sedikit menguat pada penutupan perdagangan Kamis. Berdasarkan situs Trading Economics, harga batu bara naik 0,44 persen ke posisi USD 103,35 per ton.

CPO

Harga minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) menurun pada penutupan perdagangan Kamis. Menurut Trading Economics, harga CPO turun 0,32 persen menjadi MYR 4.434 per ton.

Nikel

Harga nikel juga melemah pada penutupan perdagangan Kamis. Berdasarkan Trading Economics, harga nikel turun 0,91 persen menjadi USD 15.305 per ton.

Timah

Sementara itu, harga timah terpantau anjlok pada penutupan perdagangan Kamis. Menurut London Metal Exchange (LME), harga timah turun 1,84 persen menjadi USD 33.711 per ton.