Kumparan Logo

Harga Kopi di AS Kian Mencekik, Trump Bebaskan Tarif Impor Kopi Asal Vietnam

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan keterangan kepada wartawan saat perjanjian tentang logam langka dan mineral kritis selama pertemuan di Ruang Kabinet Gedung Putih, Washington, D.C., AS, Senin (20/10/2025). Foto: Kevin Lamarque/Reuters
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan keterangan kepada wartawan saat perjanjian tentang logam langka dan mineral kritis selama pertemuan di Ruang Kabinet Gedung Putih, Washington, D.C., AS, Senin (20/10/2025). Foto: Kevin Lamarque/Reuters

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membebaskan tarif untuk kopi impor asal Vietnam. Keputusan ini sebagai salah satu upaya menekan harga kopi dari Brasil yang kian mahal akibat mendapat tarif impor sebesar 50 persen dari AS.

Dikutip dari Reuters pada Senin (27/10), dengan begitu, kopi akan menjadi komoditas yang dibebaskan dari tarif impor dalam kesepakatan dagang baru antara kedua negara tersebut.

“Kami ingin menurunkan tarif kopi sedikit,” kata Trump kepada para wartawan di dalam pesawat Air Force One dalam perjalanan menuju Tokyo.

Selain itu, Trump juga membuka kunjungan ke Vietnam yang merupakan salah satu negara penghasil kopi utama dunia.

Menurut keterangan dari Gedung Putih, kedua negara berencana untuk memfinalisasi kesepakatan dagang tersebut dalam beberapa minggu ke depan.

Dalam kesepakatan itu, AS akan tetap memberlakukan tarif sebesar 20 persen untuk sebagian besar produk asal Vietnam. Meski demikian, AS akan mencabut bea masuk untuk sejumlah komoditas tertentu termasuk kopi.

Seorang pria memanen kopi selama akhir musim panen tahunan di pertanian Lira di distrik Santa Clara, kotamadya Porciuncula, negara bagian Rio de Janeiro, Brasil. Foto: Pablo Porciuncula/AFP

Sebelumnya, harga kopi dunia terus naik ke level tertinggi dalam beberapa tahun terakhir. Puncaknya, konsumen di Amerika Serikat harus merogoh kocek lebih dalam untuk secangkir kopi sejak pemerintah memberlakukan tarif impor sebesar 50 persen terhadap Brasil, produsen kopi terbesar dunia, pada Juli lalu.

Berdasarkan data resmi pemerintah AS, rata-rata harga kopi bubuk di AS mencapai USD 9,14 per 500 gram pada September 2025, naik 3 persen dibandingkan rata-rata Agustus sebesar USD 8,87 dan melonjak 41 persen dibandingkan September 2024.

Harga kopi ritel juga telah meningkat tajam sejak awal tahun ini. Menurut laporan Departemen Tenaga Kerja AS pada Jumat lalu, harga makanan yang dikonsumsi di rumah maupun di luar rumah naik 3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Indeks harga konsumen (CPI) untuk produk kopi, termasuk kopi instan, menunjukkan kenaikan 19 persen dibanding September 2024, meskipun stabil dibanding bulan Agustus.

Dalam sepekan terakhir, harga kopi di pasar berjangka kembali melonjak seiring menipisnya stok biji kopi Brasil di AS, terendah sejak 2020. Ancaman Presiden Donald Trump untuk menerapkan tarif terhadap Kolombia, salah satu eksportir besar lainnya, makin mendongkrak harga kopi.

Di balik tensi politik dagang tersebut, ternyata faktor lain yang lebih mendasar dan jangka panjang yaitu perubahan iklim.

instagram embed