Harga Masih Mahal, Banyak Pedagang di Pasar Sleman Tak Jualan Ayam

Harga ayam pedaging (broiler) di sejumlah pasar tradisional di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta masih bertahan mahal. Jika sebelumnya satu kilogram ayam broiler dibanderol Rp 38 ribu kini naik menjadi Rp 45 ribu. Akibat lonjakan tersebut, sejumlah pedagang di Pasal Colombo Sleman memilih tidak menjual ayam broiler untuk sementara waktu.
"Dua hari stok berkurang. Kalau hari biasa saya stok satu kuintal tapi sekarang cuma diberi 70 kilogram dari distributor. Dibatasi, katanya tidak ada barang," jelas Aang, salah seorang pedagang ayam di Pasar Colombo, Senin (23/7).
Aang tak menampik, berkurangnya stok ayam broiler menyebabkan harga melonjak jadi Rp 45 ribu per kilogram. Sementara itu, minat masyarakat dalam membeli daging ayam pun turun drastis.
Pun begitu dengan pedagang lain yaitu Juminten, yang memilih tidak berjualan ayam broiler untuk sementara. Hari ini ia hanya menjual ayam broiler stok hari sebelumnya. Dijelaskannya dari total 50 pedagang ayam, 30 di antaranya memilih tidak berjualan ayam broiler pada hari ini.
"Ini jualan tongkol, lele, sama nila saja. Otomatis omzetnya menurun separuhnya. Enggak ada stok, katanya dua hari dari tempat kulakan (jualan) di Pakem," katanya.

Berbeda dengan ayam broiler, stok ayam kampung di pasar tersebut masih memadai dan normal seperti biasa. "Ayam kampung Rp 70.000 per kilogram, stoknya lancar," kata Nafiah, salah seorang pedagang.
Di sisi lain, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman Tri Endah Yitnani saat dikonfirmasi wartawan menjelaskan sejumlah pasar tradisional sudah melaporkan lonjakan harga ayam broiler. Kelangkaan tersebut disebabkan pasokan dari penyetor tidak dikirim karena pelemahan nilai rupiah.
"Salah satunya (penyebabnya) karena pelemahan nilai rupiah terhadap dolar," katanya. Hal ini menyebabkan harga pakan yang bahan bakunya masih impor, serta obat-obatan ternak melonjak.
Selain itu, cuaca ekstrim yaitu perbedaan suhu antara siang dan malam menyebabkan banyak ayam broiler yang tidak sehat. "Dari Kementerian Perdagangan akan ada operasi pasar," pungkasnya
