Harga Minyak Goreng Naik, Pedagang Gorengan, Nasi Padang, dan Warteg Menjerit
·waktu baca 2 menit

Kenaikan harga minyak goreng membuat resah berbagai pihak, di antaranya para pedagang kecil seperti tukang gorengan hingga warteg. Bagi mereka, minyak goreng merupakan salah satu bahan utama agar usahanya bisa beroperasi.
Ketua Umum Komunitas Warteg Nusantara (Kowantara), Mukroni, mengungkapkan naiknya harga minyak membuat produksi makanan para pengusaha warteg jadi tidak maksimal. Ia mengatakan pihaknya harus memilih mengurangi menu gorengan.
“Kemarin pertemuan Korwil Jakbar juga disinggung sekarang minyak cukup naik harganya dan warteg ini juga gelisah karena aturan minyak curah juga tidak boleh, karena harus beli kemasan,” kata Mukroni saat dihubungi kumparan, Senin (1/11).
Sama halnya dengan Darkam, salah satu penjual gorengan di Jakarta Selatan, yang harus mengurangi penjualannya karena menyesuaikan dengan pembelian minyak goreng. Biasanya dia membutuhkan minyak goreng sebanyak 5 kilogram, kini hanya membeli 4 kilogram saja. Efeknya, omzet pun turun.
"Pembelian (bahan baku) berkurang, omzet juga berkurang 50-70 persen," ujar Darkam, Selasa (2/11).
Omzet menurun juga dirasakan Astuti, pengusaha nasi padang di wilayah Jakarta Selatan. Dia mengaku saat harga normal, kebutuhan minyak goreng untuk dagangannya sebanyak 4-5 kilogram.
Kini saat harga minyak goreng meroket, dia hanya berani membeli 2 kilogram untuk kebutuhan dagangannya. Sehingga dia pun harus mengurangi penjualannya untuk menyesuaikan dengan modal yang ada.
"Terasa sekali dampaknya, biasanya pakai 4 kilogram jadi 2 kilogram saja. Minyak goreng 2 kilo sekarang Rp 35.000, kalau curah sekilo bisa Rp 20.000. Omzet jadi turun separuhnya," tutur Astuti, Selasa (2/11).
Harga minyak goreng saat ini merangkak naik. Berdasarkan harga di infopangan.jakarta.go.id pada Selasa 2 November 2021, rata-rata harga minyak goreng di Jakarta senilai Rp 17.955 per kilogram atau naik Rp 41.
Harga tertinggi berada di Pasar Johar baru, yakni Rp20.000 per kilogram. Sedangkan harga terendah Rp14.000 per kilogram di Pasar Pluit.
Di situs hargapangan.id, harga minyak goreng curah pada Selasa 2 November 2021 mencapai Rp 16.800, naik dibandingkan sehari sebelumnya Rp16.750.
Sementara harga minyak goreng kemasan bermerek 1 Rp 17.850 per kilogram, naik dibandingkan Senin kemarin Rp 17.750. Adapun harga minyak goreng kemasan bermerek 2 harganya tetap di Rp 17.300.
Reporter: Fariza Ananda
