Kumparan Logo

Harga Minyak Melonjak 59% dalam Sebulan ke USD 115,33, Batu Bara Ikut Naik

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi pengeboran minyak lepas pantai (offshore). Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pengeboran minyak lepas pantai (offshore). Foto: Shutterstock

Harga komoditas mayoritas mengalami kenaikan pada penutupan perdagangan Jumat (27/3), mulai dari minyak mentah, hingga timah. Meski begitu, harga nikel mengalami penurunan harga. Berikut kumparan rangkum berbagai harga komoditas:

Minyak Mentah

Harga minyak mentah Brent naik 2,4 persen menjadi USD 115,33 per barel, sehingga kenaikannya untuk bulan ini mencapai 59 persen dan melampaui lonjakan yang terjadi setelah invasi Irak ke Kuwait pada tahun 1990. Minyak mentah AS naik 3,0 persen menjadi USD 102,52, sehingga kenaikan bulanannya mencapai 53 persen.

Batu Bara

Harga batu bara ICE Newcastle mengalami kenaikan. Berdasarkan situs Barchart, harga batu bara untuk kontrak April 2026 naik 1,85 persen dan berada di harga USD 143,85 per ton.

Sejumlah kapal tongkang pengangkut batu bara melintas di Sungai Mahakam, Samarinda, Kalimantan Timur, Kamis (18/12/2025). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO

CPO

Harga minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) berjangka Malaysia terpantau naik. Menurut situs tradingeconomics, harga CPO menjadi sekitar MYR 4.620 per ton naik 1,14 persen.

Nikel

Harga nikel terpantau mengalami penurunan. Harga nikel berdasarkan London Metal Exhange (LME) turun tipis 0,39 persen menjadi USD 17.186 per ton.

Timah

Sementara itu, harga timah terpantau mengalami kenaikan. Harga timah berdasarkan situs LME naik 3,77 persen dan menetap di USD 45.788 per ton.

instagram embed