Kumparan Logo

Harga Minyak Mentah di Level USD 61,32 per Barel, CPO Turun Tipis 0,27 Persen

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi pengeboran minyak lepas pantai (offshore). Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pengeboran minyak lepas pantai (offshore). Foto: Shutterstock

Harga minyak menetap lebih tinggi pada penutupan perdagangan Selasa (21/10), karena investor menilai kembali ekspektasi atas kelimpahan pasokan dan mencari kejelasan terkait perselisihan perdagangan antara dua ekonomi terbesar dunia, AS dan China.

Mengutip Reuters pada Rabu (22/10), minyak mentah Brent naik 31 sen atau 0,5 persen menjadi USD 61,32 per barel. West Texas Intermediate (WTI) ditutup pada USD 57,82 per barel, naik 30 sen atau 0,5 persen.

Kedua kontrak sempat menyentuh titik terendah sejak awal Mei pada Senin (20/10), karena rekor produksi minyak AS dan keputusan Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) serta sekutunya untuk melanjutkan kenaikan pasokan meningkatkan ekspektasi kelebihan pasokan.

Perselisihan perdagangan AS–Tiongkok juga meningkatkan kekhawatiran perlambatan ekonomi global yang dapat menekan permintaan minyak. Namun, kedua pihak telah berupaya mengecilkan perbedaan mereka.

Presiden AS Donald Trump yang akan bertemu dengan Xi Jinping di Korea Selatan minggu depan mengatakan berharap dapat mencapai kesepakatan perdagangan yang adil dengan Xi.

CPO

Harga minyak kelapa sawit atau Crude Palm Oil (CPO) turun pada penutupan Selasa (21/10). Berdasarkan situs Barchart, harga kontrak November 2025 melemah 0,27 persen menjadi 4.435 ringgit Malaysia (MYR) per ton.

Batu Bara

Selain itu, harga batu bara juga terpantau turun. Berdasarkan situs ICE Newcastle, harga batu bara turun 0,23 persen ke level USD 106,50 per ton.

Harga batu bara turun menjadi sekitar USD 104 per ton, mendekati posisi terendah satu bulan, seiring data yang menunjukkan produksi batu bara China turun pada September dari tahun sebelumnya karena pembatasan produksi yang masih berlangsung.

Tiongkok memproduksi 411,51 juta metrik ton bulan lalu, turun 1,8 persen secara tahunan namun meningkat dibandingkan 390,5 juta ton pada Agustus.

Nikel

Harga nikel di London Metal Exchange (LME) turun 0,31 persen menjadi USD 15.175 per ton.

Timah

Harga timah di LME naik tipis, 0,27 persen menjadi USD 35.400 per ton.

instagram embed