Kumparan Logo

Harga Minyak Mentah Masih Anjlok, Turun ke Level Terendah

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi pengeboran minyak lepas pantai (offshore). Foto: curraheeshutter/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pengeboran minyak lepas pantai (offshore). Foto: curraheeshutter/Shutterstock

Harga minyak mentah mendekati level terendah dalam dua minggu pada Rabu (17/10), setelah turun sekitar 7 persen selama tiga hari sebelumnya. Hal dipicu oleh adanya perkiraan pertumbuhan permintaan minyak yang lebih sedikit dan berkurangnya kekhawatiran konflik di Timur Tengah akan mengganggu pasokan.

Mengutip Reuters, minyak mentah Brent berjangka turun 3 sen menjadi USD 74,22 per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun 19 sen atau 0,3 persen menjadi USD 70,39 per barel.

Batu Bara

Harga batu bara terpantau menurun pada penutupan perdagangan Rabu kemarin. Menurut bursa ICE Newcastle (Australia), harga batu bara kontrak pengiriman Oktober turun 0,10 persen menjadi USD 145.95 per ton.

CPO

Harga minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) juga menurun pada penutupan perdagangan Rabu kemarin. Menurut bursamalaysia.com, harga CPO kontrak November 2024 menurun dari MYR 4,369 per ton menjadi MYR 4,346 per ton.

Nikel

Harga nikel terpantau naik pada penutupan perdagangan Rabu. Harga nikel berdasarkan London Metal Exchange (LME) ditutup naik menjadi USD 17.350 per ton.

Timah

Harga timah juga terpantau naik pada penutupan perdagangan Rabu. Harga timah berdasarkan LME berakhir naik menjadi USD 32.655 per ton.

instagram embed