Harga Minyak Mentah Melesat 4 Persen Usai Trump Tunda Tarif Impor 90 Hari

Harga minyak mentah dan nikel naik tajam pada Rabu (9/4) setelah Presiden AS Donald Trump memberikan jeda 90 hari penerapan tarif impor bagi sebagian negara, meski tetap memberlakukan tarif tinggi 104 persen untuk produk China.
Minyak Mentah
Harga Brent melonjak 4,23 persen ke USD 65,48 per barel, sementara WTI naik 4,65 persen ke USD 62,35. Kenaikan ini dipicu oleh keputusan Trump memberi kelonggaran tarif ke beberapa negara meski tarif ke China dinaikkan jadi 125 persen.
Nikel
Harga nikel naik 3,15 persen ke USD 14.595 per ton, didorong kekhawatiran pasar akibat perang dagang dan pasokan berlebih dari Indonesia.
Timah
Sebaliknya, harga timah anjlok 8,5 persen ke USD 29.824 per ton. Penurunan terjadi meski pasokan terganggu akibat gempa di Myanmar dan konflik di Kongo.
Batu Bara
Harga batu bara turun 1,53% ke USD 96,50 per ton karena produksi global meningkat dan permintaan menurun, terutama dari China dan India.
CPO
Harga CPO turun 1,52% ke MYR 4.146 per ton, dipicu kekhawatiran perlambatan permintaan akibat kebijakan tarif AS dan pelemahan harga minyak global.
