Kumparan Logo

Harga Minyak Mentah Melesat 5 Persen, Batu Bara-Timah Naik 2 Persen

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi kilang minyak di tengah laut. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kilang minyak di tengah laut. Foto: Shutterstock

Harga minyak mentah melesat pada penutupan perdagangan Senin (1/6), karena para pedagang mendapatkan sinyal bahwa pasokan energi keluar dari Timur Tengah dapat dibatasi lebih lanjut.

Dikutip dari Bloomberg, Selasa (2/6), minyak WTI untuk pengiriman Juli naik 5,5 persen menjadi USD 92,16 per barel di New York, sementara Brent untuk penyelesaian Agustus naik 4,2 persen menjadi USD 94,98 per barel

Batu Bara

Sedangkan harga batu bara juga menguat pada penutupan perdagangan Senin. Harga batu bara ICE Newcastle berdasarkan situs Barchart ditutup naik 2,6 persen menjadi USD 140,30 per ton.

CPO

Sejumlah truk pengangkut Tanda Buah Segar (TBS) kelapa sawit mengantre untuk pembongkaran di salah satu pabrik minyak kelapa sawit milik PT.Karya Tanah Subur (KTS) Desa Padang Sikabu, Kaway XVI, Aceh Barat, Aceh, Selasa (17/5/2022). Foto: Syifa Yulinnas/ANTARA FOTO

Harga minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) cenderung stagnan. Hingga Jumat (29/5), berdasarkan situs tradingeconomics.com, harga CPO turun tipis 0,04 persen menjadi MYR 4.535 per ton.

Nikel

Adapun harga nikel terpantau mengalami kenaikan pada penutupan perdagangan Senin. Berdasarkan London Metal Exchange (LME), harga nikel naik 0,99 persen menjadi USD 19.251 per ton.

Timah

Sementara itu, harga timah juga terpantau mengalami kenaikan pada penutupan perdagangan Senin. Berdasarkan London Metal Exchange (LME), harga timah menguat 2,22 persen dan menetap di USD 56.649 per ton.