Kumparan Logo

Harga Minyak Mentah Menguat 4 Persen, Timah Anjlok 5 Persen

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Produksi Minyak Mentah Brent. Foto: Scott Heppel/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Produksi Minyak Mentah Brent. Foto: Scott Heppel/AFP

Harga minyak mentah melonjak pada perdagangan Kamis (8/10), karena serangan kapal tanker baru oleh Iran mengancam untuk membatasi kenaikan pasokan baru-baru ini dari Timur Tengah, menambah kekhawatiran atas meningkatnya inflasi di seluruh dunia.

Dikutip dari Bloomberg, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman November naik 3,6 persen menjadi USD 91,49 per barel di New York. Brent untuk penyelesaian Desember naik 4,1 persen menjadi USD 104,28 per barel.

Batu Bara

Sedangkan harga batu bara menurun pada penutupan perdagangan Kamis. Harga batu bara ICE Newcastle untuk kontrak November 2026 berdasarkan situs Barchart turun tipis 0,76 persen menjadi USD 150,45 per ton.

CPO

Harga minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) melesat pada perdagangan Kamis. Berdasarkan situs tradingeconomics.com, harga CPO naik 2,33 persen menjadi MYR 4.661 per ton.

Nikel

Adapun harga nikel terpantau mengalami penurunan pada penutupan perdagangan Kamis. Berdasarkan London Metal Exchange (LME), harga nikel melemah 1,16 persen menjadi USD 15.553 per ton.

Timah

Sementara itu, harga timah juga terpantau mengalami penurunan pada penutupan perdagangan Kamis. Berdasarkan London Metal Exchange (LME), harga timah anjlok 5,22 persen dan menetap di USD 51.447 per ton.