Kumparan Logo

Harga Minyak Mentah Naik 3 Persen, Nikel dan Timah dalam Tren Menanjak

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi pengeboran minyak lepas pantai (offshore). Foto: AzmanMD/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pengeboran minyak lepas pantai (offshore). Foto: AzmanMD/Shutterstock

Harga minyak mentah dunia naik sekitar 3 persen pada hari Kamis (25/1), dan menetap di level tertinggi sejak bulan Desember setelah data ekonomi AS kuartal IV tahun 2023 menunjukkan pertumbuhan yang lebih cepat dari perkiraan.

Dikutip dari Reuters, minyak mentah berjangka Brent naik USD 2,39, atau 2,99 persen, menjadi USD 82,43 per barel. Minyak mentah West Texas Intermediate AS naik USD 2,27, atau 3,02 persen menjadi USD 77,36.

Di Amerika Serikat, terjadi penurunan persediaan minyak mentah yang lebih besar dari perkiraan pada minggu lalu di tengah cuaca dingin yang ekstrem, faktor ini juga mendukung harga minyak mentah dunia. Administrasi Informasi Energi menyatakan persediaan Amerika Serikat turun 9,2 juta barel pada minggu lalu.

Batu Bara

Harga batu bara untuk kontrak 3 bulan ke depan terpantau semuanya turun. Pada penutupan perdagangan Kamis (25/1), berdasarkan bursa ICE Newcastle, harga batu bara untuk kontrak Februari 2024 turun 2,92 persen menjadi USD 121,65 per ton.

Sedangkan untuk kontrak Maret, harga batu bara terkoreksi 2,70 persen menjadi USD 118,60 per ton. Kemudian untuk kontrak April juga turun 2,24 persen menjadi USD 118,15 per ton.

CPO

Harga minyak sawit (crude palm oil/CPO) terpantau naik. Dikutip dari Bursa Malaysia, harga CPO untuk kontrak Maret 2024 naik 1,3 persen menjadi MYR 4.004 per ton.

Sedangkan untuk kontrak April naik 1,17 persen, dari MYR 3.945 per ton menjadi MYR 3.998 per ton.

Nikel

London Metal Exchange (LME) mencatat ada tren kenaikan harga nikel. Harga nikel sempat berada pada level USD 16.938 pada 27 Desember 2023, kemudian sempat anjlok cukup tajam ke level USD 16.064 per ton pada 4 Januari 2024.

Setelah itu harga nikel berfluktuatif, dan mulai menunjukkan tren kenaikan dari harga USD 6.007 per ton di 22 Januari 2024.

Terakhir, harga nikel terpantau naik pada penutupan perdagangan Kamis (25/1). Harga nikel berdasarkan London Metal Exchange (LME) ditutup naik 0,31 persen menjadi USD 16.701 per ton.

Timah

Harga timah juga dalam tren kenaikan. London Metal Exchange (LME) mencatat tren kenaikan itu terjadi mulai dari USD 24.240 per ton pada 9 Januari 2024.

Harga timah terus melonjak. Terakhir, harga timah naik pada penutupan perdagangan Kamis (25/1). Harga timah berdasarkan situs LME ditutup naik 0,5 persen menjadi USD 26.648 per ton.