Kumparan Logo

Harga Minyak Mentah Naik 4 Persen ke USD 102 per Barel, CPO-Timah Turun Tipis

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi pengeboran minyak. Foto: Pavel Mikheyev/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pengeboran minyak. Foto: Pavel Mikheyev/REUTERS

Harga minyak mentah naik kembali di atas USD 100 pada perdagangan Jumat (2/10), karena investor mempertimbangkan potensi kembalinya konflik antara AS dan Iran, sebuah prospek yang dapat semakin memperketat pasokan minyak mentah dan produk olahan.

Dikutip dari Bloomberg, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman November naik 2,7 persen menjadi USD 92,87 per barel. Brent untuk penyelesaian Desember naik 4,4 persen menjadi menetap di USD 102,31 per barel di New York.

Batu Bara

Sedangkan harga batu bara menguat pada penutupan perdagangan Jumat. Harga batu bara ICE Newcastle untuk kontrak November 2026 berdasarkan situs Barchart naik tipis 0,1 persen menjadi USD 149,55 per ton.

CPO

Harga minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) menurun pada perdagangan Jumat. Berdasarkan situs tradingeconomics.com, harga CPO turun 0,42 persen menjadi MYR 4.535 per ton.

Nikel

Adapun harga nikel terpantau mengalami penurunan pada penutupan perdagangan Jumar. Berdasarkan London Metal Exchange (LME), harga nikel sedikit melemah 0,05 persen menjadi USD 15.626 per ton.

Timah

Sementara itu, harga timah juga terpantau mengalami penurunan pada penutupan perdagangan Jumat. Berdasarkan London Metal Exchange (LME), harga timah turun 0,59 persen dan menetap di USD 54.013 per ton.

instagram embed