Harga Minyak Mentah Naik Usai Trump Ancam Rusia, Batu Bara & Nikel Turun
ยทwaktu baca 2 menit

Harga komoditas variatif pada penutupan perdagangan Jumat (7/3). Harga minyak mentah, crude palm oil (CPO), dan nikel mengalami kenaikan. Sementara batu bara, dan timah justru terpantau turun.
Minyak Mentah
Harga minyak naik pada penutupan perdagangan Jumat (7/3) tetapi turun dari level tertinggi sesi setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan memberikan sanksi kepada Rusia jika negara itu gagal mencapai gencatan senjata dengan Ukraina.
Mengutip Reuters, harga minyak mentah Brent ditutup pada USD 70,36 per barel, naik 90 sen, atau 1,3 persen. Harga minyak mentah AS atau West Texas Intermediate (WTI) ditutup pada USD 67,04, naik 68 sen, atau 1,02 persen.
Batu Bara
Harga batu bara turun pada penutupan perdagangan Jumat (7/3). Menurut bursa ICE Newcastle (Australia), harga batu bara kontrak pengiriman Maret 2025 turun 1,38 persen menjadi USD 103,25 per ton.
CPO
Harga minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) terpantau naik pada perdagangan Jumat (7/3). Menurut Tradingeconomics, harga CPO naik 3,28 persen menjadi MYR 4.627 per ton.
Nikel
Harga nikel terpantau naik pada penutupan perdagangan Jumat (7/3). Harga nikel berdasarkan Tradingeconomics ditutup naik 0,45 persen menjadi USD 16.405 per ton.
Timah
Harga timah terpantau turun pada penutupan perdagangan Jumat (7/3). Harga timah berdasarkan London Metal Exchange (LME) berakhir turun 0,19 persen menjadi USD 32.518 per ton.
