Kumparan Logo

Harga Minyak Mentah Turun 1,4 Persen, Investor Amati Diskusi Rusia-Ukraina

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pabrik penyulingan minyak Rosneft di kota Gubkinsky di Siberia barat, Rusia pada 2 Juni 2006. Foto: Delphine Thouvenot/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Pabrik penyulingan minyak Rosneft di kota Gubkinsky di Siberia barat, Rusia pada 2 Juni 2006. Foto: Delphine Thouvenot/AFP

Harga minyak mentah turun pada Kamis (11/12), karena investor fokus pada pembicaraan perdamaian Rusia-Ukraina dan mengamati surplus besar dalam persediaan bensin dan solar AS.

Dikutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent berjangka ditutup pada USD 61,28 per barel, turun 93 sen atau 1,49 persen. Minyak mentah West Texas Intermediate AS ditutup pada USD 57,60 per barel, turun 86 sen atau 1,47 persen.

Batu Bara

Sejumlah kapal tongkang bermuatan batu bara melintas perairan Sungai Mahakam di Samarinda, Kalimantan Timur, Rabu (6/11/2024). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO

Harga batu bara sedikit menurun pada penutupan perdagangan Kamis. Berdasarkan situs tradingeconomics, harga batu bara turun 0,59 persen menjadi USD 108,75 per ton.

CPO

Adapun harga minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) cenderung stabil pada penutupan perdagangan Kamis. Berdasarkan tradingeconomics, harga CPO naik 0,07 persen menjadi MYR 4.064 per ton.

Nikel

Harga nikel terpantau mengalami penurunan pada penutupan perdagangan Kamis. Harga nikel berdasarkan tradingeconomics turun tipis 0,44 persen menjadi USD 14.610 per ton.

Timah

Sementara itu, harga timah terpantau mengalami kenaikan pada penutupan perdagangan Rabu (10/12). Harga timah berdasarkan situs tradingeconomics menguat 0,37 persen dan menetap di USD 40.004 per ton.