Kumparan Logo

Harga Minyak Mentah Turun, Imbas Kekhawatiran Konflik Hamas-Israel Mereda

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 1 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi kilang minyak di tengah laut. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kilang minyak di tengah laut. Foto: Shutterstock

Harga minyak mentah melemah pada Jumat (23/10), setelah Hamas membebaskan dua sandera AS, sehingga menimbulkan harapan bahwa konflik Hamas-Israel dapat mereda tanpa melanda wilayah Timur Tengah lainnya dan mengganggu pasokan minyak.

Dikutip dari Reuters, minyak mentah berjangka Brent turun 0,2 persen menjadi USD 92,16 per barel. Sementara minyak mentah berjangka West Texas Intermediate AS untuk pengiriman November, turun 0,7 persen menjadi USD 88,75 per barel.

Batu Bara

Sedangkan harga batu bara sedikit menurun pada penutupan perdagangan Jumat. Menurut bursa ICE Newcastle (Australia), harga batu bara kontrak November 2023 turun 0,7 persen menjadi USD 143 per ton.

CPO

Harga minyak sawit (crude palm oil/CPO) juga turun tipis pada penutupan perdagangan Jumat. Menurut bursamalaysia.com, harga CPO kontrak November 2023 turun 0,16 persen menjadi MYR 3.72 per ton.

Nikel

Adapun harga nikel terpantau mengalami kenaikan pada penutupan perdagangan Jumat. Harga nikel berdasarkan London Metal Exchange (LME) ditutup naik 0,36 persen dan menetap di USD 18.588 per ton.

Timah

Sementara itu, harga timah terpantau mengalami penurunan pada penutupan perdagangan Jumat. Harga timah berdasarkan LME berakhir melemah 0,87 persen dan menetap di USD 24.985 per ton.

embed from external kumparan