Harga Pangan Naik, Mendag Zulhas ke Masyarakat: Susah Dikit, Ditanggung Bersama

25 Juni 2022 10:14
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Kunjungan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan di Pasar Kramat Jati Jaya Jl. Raya Bogor, Karamat Jati Jakarta Timur, Sabtu (25/6/2022). Foto: Akbar Maulana/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kunjungan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan di Pasar Kramat Jati Jaya Jl. Raya Bogor, Karamat Jati Jakarta Timur, Sabtu (25/6/2022). Foto: Akbar Maulana/kumparan
ADVERTISEMENT
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) kembali mengunjungi pasar. Pagi ini Zulhas berkunjung ke Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur untuk memantau lonjakan harga beberapa kebutuhan pokok.
ADVERTISEMENT
Zulhas mengatakan pemerintah telah menggelontorkan dana subsidi lebih dari Rp 500 triliun untuk subsidi harga pangan. Dibandingkan dengan negara lain seperti Singapura, Zulhas mengatakan harga kebutuhan pokok di Indonesia masih murah.
“Artinya harga itu karena ada perubahan bumi memanas, energi langka, pangan naik. Kalau di barat itu 10 persen, kita antara 3 persen karena banyak disubsidi, dibantu oleh keuangan pemerintah, Rp 500 triliun lebih,” kata Zulhas, Sabtu (25/6).
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Di samping itu, kata dia, pemerintah juga masih mengeluarkan bantuan langsung senilai Rp 300.000 kepada masyarakat. Dengan begitu menurutnya pemerintah telah melakukan upaya maksimal untuk membantu masyarakat menghadapi lonjakan harga ini.
Kunjungan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan di Pasar Kramat Jati Jaya Jl. Raya Bogor, Karamat Jati Jakarta Timur, Sabtu (25/6/2022). Foto: Akbar Maulana/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kunjungan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan di Pasar Kramat Jati Jaya Jl. Raya Bogor, Karamat Jati Jakarta Timur, Sabtu (25/6/2022). Foto: Akbar Maulana/kumparan
“Ini maksimal yang pemerintah lakukan. Kalau dijelaskan terbuka apa adanya saya percaya rakyat kita pintar dan bisa mengerti. Susah, artinya susah sedikit tapi bareng-bareng,” kata dia.
ADVERTISEMENT
Dirinya mencontohkan perbedaan harga di Indonesia dengan Singapura. Beras di Indonesia berada di level Rp 10.000 hingga Rp 12.000, sedangkan di Singapura sudah menyentuh Rp 32.000.
Kemudian harga daging ayam di Indonesia berada di level Rp 38.000 sedangkan di Singapura harganya sudah naik menjadi Rp 129.000. Lalu daging sapi di Indonesia harganya masih Rp 140.000 sementara di Singapura sudah Rp 170.000.