Kumparan Logo

Harga Plastik Naik, Pemerintah Cari Bahan Baku ke Afrika hingga AS

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi buah di supermarket yang terbungkus plastik cling wrap. Foto: wavebreakmedia/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi buah di supermarket yang terbungkus plastik cling wrap. Foto: wavebreakmedia/Shutterstock

Pemerintah bergerak cepat mencari alternatif pasokan bahan baku plastik menyusul terganggunya impor dari Timur Tengah akibat perang di Iran. Seretnya pasokan membuat harga plastik di dalam negeri naik.

Menteri Perdagangan, Budi Santoso, mengatakan Indonesia kini mulai menjajaki sumber baru dari berbagai negara.

“Kita sekarang mencari alternatif pengganti atau alternatif dari negara lain dan kita sudah melakukan misalnya dari negara Afrika, India, dan Amerika,” kata Budi dalam konferensi pers di KSP, Jakarta, Rabu (1/4).

Meski begitu, ia mengakui proses peralihan pasokan tidak bisa dilakukan secara instan karena membutuhkan penyesuaian rantai distribusi.

Konferensi Pers KSP M.Qodari, Mendag Budi Santoso, Wamenhub Suntana, Wamenpar Ni Luh Puspa di KSP, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (1/4/2026). Foto: Zamachsyari/kumparan

“Memang ini butuh waktu, karena kan tiba-tiba dari Timur Tengah harus pindah ke negara lain,” ujarnya.

Selain membuka pasar baru, pemerintah juga aktif berkomunikasi dengan pelaku industri dan perwakilan Indonesia di luar negeri untuk mencari pemasok tambahan.

Langkah ini dilakukan agar pasokan bahan baku tetap terjaga dan produksi dalam negeri bisa kembali stabil. “Sehingga harga bisa kembali normal dan pasokan plastik tetap terjaga dengan baik,” tutup Budi.

instagram embed