Kumparan Logo

Harga Telur di Tingkat Peternak Jatuh Rp 14.000 per Kg

kumparanBISNISverified-green

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pekerja mengambil telur di kandang ayam petelur. Foto: ANTARA FOTO/Adeng Bustomi
zoom-in-whitePerbesar
Pekerja mengambil telur di kandang ayam petelur. Foto: ANTARA FOTO/Adeng Bustomi

Harga telur di kalangan peternak turut terkena imbas merebaknya virus corona. Merosotnya harga dirasakan para peternak di sejumlah sentra penghasil terutama di Jawa Timur khususnya Blitar.

Ketua Presidium Forum Peternak Layer Nasional Ki Musbar mengatakan harga telur saat ini anjlok hingga Rp 14.000 per kilogram (kg). Padahal, pada kondisi normal, harga jual dikisaran Rp 18.000 per kg. Kondisi ini sudah berlangsung dalam satu bulan terakhir dan semakin parah sejak memasuki Mei.

"Sempat menyentuh ke harga Rp 14.000, di sentra peternak ayam petelur di daerah Jawa Timur, Blitar dan lain-lain. Sudah sebulanan, tapi paling jatuh sejak awal Mei," ujar Musbar kepada kumparan, Sabtu (16/5).

Musbar menuturkan, ada dua faktor yang menyebabkan harga telur di kalangan peternak anjlok. Pertama, pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) membuat distribusi ke kota besar terkendala.

"Ada pembatasan lalu lintas manusia, otomatis distribusi terhambat. Terus kedua pasar telur terbesar Bandung dan DKI, karena dua-duanya merah ya otomatis diberlakukan PSBB," ujarnya.

Kendati begitu, ia menuturkan, penyebab utama jatuhnya harga itu adalah beredarnya telur bertunas (HE) di pasaran. Harga jualnya yang lebih murah dibanding telur biasanya menyebabkan terjadinya penumpukan stok di kandang peternak.

"Kenapa harga di peternak bisa jatuh sejak awal Mei, karena ada gelontoran telur-telur HE. Kan itu jadi viral di mana-mana telur bertunas itu dijual bebas, padahal kementerian teknis sudah melarang itu dijual," jelasnya.

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona.

*****

kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!