Hari Pertama Kerja, Erick Thohir Belum Terlihat di BUMN

Erick Thohir resmi menjadi Menteri BUMN. Dia menggantikan Rini Soemarno. Rabu (23/10) kemarin, Erick dan Rini sudah serah terima jabatan di Kementerian BUMN, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.
Di hari pertama kerja, Erick belum terlihat menyambangi kantor barunya. Pantauan kumparan, Kamis (24/10) pukul 9.30 WIB, halaman parkir mobil khusus Menteri BUMN masih kosong.
Belum datangnya Erick pagi ini ke Kementerian BUMN kemungkinan harus ke Istana Negara. Sebab pukul 10.00 WIB, Presiden Joko Widodo memang menggelar rapat kabinet pertama di kantornya.
Erick Thohir memiliki berbagai pekerjaan rumah di Kementerian BUMN, salah satunya soal lonjakan utang perusahaan-perusahaan milik negara. Data Bank Indonesia hingga Agustus 2019, total utang luar negeri (ULN) milik BUMN mencapai USD 51,07 miliar atau sekitar Rp 720 triliun (Kurs Rp 14.100).
Jumlah itu setara seperempat atau tepatnya 25,89 persen dari total ULN nasional, sebesar USD 197,21 miliar. Tapi pertumbuhan ULN BUMN mencapai 40 persen dibandingkan setahun sebelumnya. Jauh di atas pertumbuhan ULN swasta yang hanya 9,3 persen.
Selain itu, Erick juga harus bisa membersihkan praktik korupsi yang kerap masih terjadi di perusahaan negara. Sudah banyak direksi BUMN yang tertangkap operasi tangkap tangan KPK.
Semasa Kementerian BUMN dipimpin Rini Soemarno, ada 10 petinggi perusahaan milik negara yang menjadi tersangka di KPK. Kebanyakan direksi dan seorang kepala divisi. Total kasus korupsi BUMN yang ditangani KPK ada 73 kasus.
