Hatten Bali (WINE) Resmi IPO, Sahamnya Langsung ARA Melonjak 34,88 Persen

10 Januari 2023 9:42 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
PT Hatten Bali Tbk (WINE) resmi mencatatkan saham perdana atau IPO di Bursa Efek Indonesia, Selasa (10/1/2023). Foto: Ghinaa Rahmatika/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
PT Hatten Bali Tbk (WINE) resmi mencatatkan saham perdana atau IPO di Bursa Efek Indonesia, Selasa (10/1/2023). Foto: Ghinaa Rahmatika/kumparan
ADVERTISEMENT
Produsen Wine asal Bali, PT Hatten Bali Tbk (WINE) resmi menjadi pendatang baru di Bursa Efek Indonesia (BEI) lewat skema (initial public offering) atau IPO di pada hari Selasa (10/1). Saham tersebut mengalami kenaikan usai pembukaan perdagangan.
ADVERTISEMENT
Saham WINE melonjak dan menyentuh auto reject atas (ARA) 44 poin (34,88 persen) ke level 174 per lembar saham. Adapun saham dibuka di posisi 140 per lembar.
Nilai transaksi saham mencapai Rp 27,32 miliar dengan frekuensi pembelian sebanyak 15.155 kali. Kapitalisasi pasar menembus Rp 471,43 miliar.
Perseroan melepas 678 ratus juta lembar saham. Besaran saham itu setara dengan 25,02 persen dari modal disetor dan ditempatkan Perseroan, dengan harga Rp 129 per saham. Hatten Bali menunjuk PT NH Korindo Sekuritas Indonesia selaku penjamin pelaksana emisi efek, penjamin emisi efek dan Underwriter.

Profil Hatten Bali

PT Hatten Bali didirikan pada tahun 2000 dan merupakan pioneer wine di Indonesia maupun di Asia, yang berhasil membangun dan mempertahankan budidaya penanaman anggur lokal, maupun anggur internasional di lahan sendiri maupun mitra dengan petani setempat dan pembuatan wines yang sukses dengan diperkuat juga oleh banyak pengakuan internasional melalui penghargaan dari kompetisi wine yang diterima.
ADVERTISEMENT
Ilustrasi wine. Foto: Shutterstock
Sebelum IPO, saham Perseroan tercatat dimiliki Ida Bagus Rai Budarsa 50 persen dan PT Gotama Putra 50 persen. Presiden Direktur Perseroan, Ida Bagus Rai Budarsa atau Gus Rai sapaan akrabnya, menyatakan optimis dengan prospek bisnis dan pertumbuhan pendapatan yang dijalankan perseroan saat ini, terutama melihat tren masyarakat menengah atas untuk mengkonsumsi wine dan tingkat pertumbuhan jumlah kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancanegara yang semakin besar.
“ Dengan berkembangnya produk dan minat atas industri ini di Indonesia, langkah perusahaan masuk BEI melalui IPO adalah bagian dari strategi meningkatkan kapasitas pendanaan perusahaan dan tata kelola untuk lebih baik lagi,” ujar Gus Rai dalam keterangan resmi, Selasa (10/1).
Sementara Direktur PT NH Korindo Sekuritas Indonesia, Amir Suhendro Samirin, selaku penjamin efek menuturkan, pihaknya yakin bahwa dengan dicatatkannya PT Hatten Bali Tbk akan memberikan warna tersendiri bagi industri pasar modal, dikarenakan belum ada perusahaan sejenis yang memproduksi wine dicatatkan pada BEI.
ADVERTISEMENT
Selama masa penawaran umum tanggal 03 – 06 Januari 2023, saham PT Hatten Bali Tbk mendapatkan minat yang cukup positif dari para investor dan seluruh saham yang ditawarkan dapat terserap dengan baik.
Selanjutnya Amir menjelaskan, dari aksi korporasi ini, Perseroan akan menerima dana segar sebesar Rp 87,46 miliar dimana dana yang diraih Perseroan dari IPO ini, utamanya akan digunakan sebagai modal kerja untuk pengembangan usaha Perseroan