Kumparan Logo

Hibank Luncurkan Produk Terbaru untuk Dukung UMKM

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bank Mayora Resmi Ganti Nama Jadi Hibank Indonesia. Foto: Bank Mayora
zoom-in-whitePerbesar
Bank Mayora Resmi Ganti Nama Jadi Hibank Indonesia. Foto: Bank Mayora

Setelah resmi meramaikan bank digital di Indonesia, PT Bank Hibank Indonesia, anak perusahaan dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) atau BNI akan meluncurkan berbagai produk dan fitur untuk membantu UMKM di Indonesia.

Direktur Utama BNI, Royke Tumilaar, mengatakan hibank memiliki misi untuk menjadi bank yang memberdayakan ekosistem UMKM di Indonesia melalui pendekatan komunitas pilihan.

Royke berharap hibank dapat mewujudkan kinerja berkelanjutan guna memaksimalkan nilai investasi bagi investor, melalui penambahan produk baru yang berorientasi pada kebutuhan nasabah.

“Saat ini aplikasi digital hibank sedang dalam pengembangan dan akan segera launching guna memberikan solusi lengkap bagi UMKM tanah air untuk melompat lebih tinggi,” katanya melalui keterangan resmi, Jumat (26/5).

Dirut BNI, Royke Tumilaar. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Lebih lanjut, kata Royke, hibank juga memiliki misi untuk menciptakan lingkungan kerja yang berdaya saing dan bermartabat dengan budaya digital untuk karyawan beraktualisasi dan berkembang.

Sebagai bank digital, hibank akan terus berupaya untuk menjadi teladan penerapan tata kelola perusahaan dalam industri perbankan digital. Dia menilai sebagai bagian dari BNI, hibank turut menerapkan core value AKHLAK sebagai tata nilai perusahaan.

“Di dalam operasional hibank, kami juga menerapkan operasional perbankan yang berorientasi lingkungan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat," kata Royke.

Adapun Bank Mayora resmi berganti nama menjadi hibank sejak 17 Mei 2023 setelah diakuisisi oleh BNI. Proses tersebut ditandai terbitnya surat izin Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas permohonan perubahan nama dan logo perseroan.

Saat ini hibank memiliki dua pemegang saham, yaitu BNI sebesar 63,92 persen dan PT Mayora Inti Utama sebesar 36,08 persen.

video youtube embed