HM Sampoerna RUPS Hari Ini, Simak Rekomendasi Industri Rokok dari Analis

9 Juni 2022 10:54 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Suasana pekerja di ruang produksi  pabrik rokok PT Digjaya Mulia Abadi (DMA) mitra PT HM Sampoerna, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Foto: SISWOWIDODO/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Suasana pekerja di ruang produksi pabrik rokok PT Digjaya Mulia Abadi (DMA) mitra PT HM Sampoerna, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Foto: SISWOWIDODO/ANTARA FOTO
ADVERTISEMENT
PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Hari Ini, Kamis (9/6). Mirae Asset Sekuritas Indonesia mengatakan, diharapkan HM Sampoerna bisa membagikan dividen Rp 72,8 per sahamnya.
ADVERTISEMENT
Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia Christine Natasya mengatakan, secara umum peningkatan volume penjualan SKT (sigaret kretek tangan) masih akan berlanjut di akhir tahun ini. Hal ini didukung oleh kenaikan cukai terkecil, yang pembuat harga SKT semakin kompetitif.
“Pangsa pasar SKT tetap konsisten pada 21,5 persen di 4Q21 dan 1Q22. Kami melihat angka tersebut menunjukkan sedikit peningkatan dibandingkan 1Q21,” tulis Christine dalam risetnya, Kamis (9/6).
Sementara untuk pangsa pasar SKM (sigaret kretek mesin) secara keseluruhan Masih terus menjadi 74 persen di kuartal I 2022. Kemudian untuk SPM (sigaret putih mesin) pangsa pasarnya konstan selama tiga kuartal di 3,9 persen.
Pekerja menyortir rokok Sigaret Kretek Tangan (SKT) di pabrik rokok PT Praoe Lajar yang menempati bekas kantor perusahaan listrik swasta Belanda NV Maintz & Co, di kawasan Cagar Budaya Nasional Kota Lama Semarang, Jawa Tengah, Kamis (24/2/2022). Foto: Aji Styawan/ANTARA FOTO
Meski segmen industri SKT naik, namun segmen SKT HM Sampoerna mencatat pertumbuhan yang lebih rendah sebesar 7,5 persen you menjadi 5,4 miliar Batang di kuartal I 2022.
ADVERTISEMENT
Pemerintah juga memberlakukan cukai rokok di 2022 sebesar 12 persen, sedikit lebih rendah dari 2021. DI samping itu pemerintah juga menyederhanakan tier industri rokok dari 10 menjadi tier.
Untuk itu, Christine masih mempertahankan rekomendasi netral sektor rokok mengingat situasi yang menantang di tengah ekspektasi ekonomi yang lebih baik di semester II 2022. Alasannya, ekonomi mula pulih dan kenaikan cukai untuk SKT paling kecil dibandingkan segmen lainnya.
Belum lagi, konsensus sebagian besar memperhitungkan ekspektasi pendapatan yang menurun dari pemain rokok besar.