Kumparan Logo

Hotel JW Marriot Surabaya Dijual, Imbas Pandemi?

kumparanBISNISverified-green

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi kamar hotel  Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kamar hotel Foto: Shutter Stock

Beredar informasi di dunia maya mengenai Hotel JW Marriot Surabaya dijual. JW Marriott merupakan hotel mewah bintang lima yang dibuka pada 1996.

Marketing Agen Secondary Property Rully Ariestiana mengaku hotel yang memiliki 25 lantai tersebut telah ditawarkan sejak tiga bulan lalu. Ia membanderol harga hotel sebesar Rp 1,5 triliun.

“Ada dokumennya, cuma saya orang kedua. Owner aduh saya enggak bisa kasih. Saya sebagai agen secondary properti. Dijual harga Rp 1,5 triliun,” katanya kepada kumparan, Kamis (8/10).

Berdasarkan informasi yang dihimpun Hotel JW Marriot memiliki luas bangunan 45.000 meter persegi (m2) dengan luas tanah 17.500 m2. Hotel ini terletak di pusat kota, Tunjungan Surabaya. Status Sertifikat Hak Milik (SHM).

Adapun daya listrik sebesar 95.000 watt dengan fasilitas 4 restoran, 407 kamar, outdoor pool, royal room, pasifik meeting room. Kata, Rully bagi yang berminat bisa langsung membuat surat dengan menyiapkan dana.

Patung Suro dan Boyo yang ikonik dan khas di Surabaya Foto: Shutter Stock

Rancangan dari setiap kamar memakai gaya Eropa mewah. Restoran di hotel tersebut menghidangkan hidangan Tionghoa, Jepang, dan mancanegara. Jaraknya dengan Bandar Udara Internasional Juanda berjarak sekitar 14.8 kilometer, sementara akses menuju angkutan umum terdekat dengan JW Marriott Surabaya adalah Stasiun Pasar Turi.

“Bikin LOI (Letter of Intent) sama ketersediaan dana,” tambahnya.

Ia pun tak mengetahui alasan dijual. Namun sebagaimana yang kita ketahui, pandemi telah berdampak kepada semua sektor tak terkecuali sektor pariwisata.

BPS mencatat, pada bulan Agustus 2020 jumlah kunjungan wisman sebesar 165.000 kunjungan. Jumlah ini memang meningkat 4,45 persen dari bulan sebelumnya yang sebesar 157.900 kunjungan.

Angka kunjungan Agustus 2020 bila dibandingkan dengan kunjungan pada bulan Agustus 2019 yang sebesar 1,53 juta kunjungan, masih terkontraksi 89,22 persen year on year.