HSBC Indonesia Terapkan Bisnis Berkelanjutan Biar Tambah Cuan
·waktu baca 2 menit

HSBC Indonesia memastikan menerapkan bisnis berkelanjutan. Presiden Direktur HSBC Indonesia, Francois De Maricourt, mengatakan aspek berkelanjutan tersebut bisa menjadi bagian dari portofolio investasi dalam mengelola risiko dan mencari peluang.
Apalagi, kata Francois, perekonomian dunia saat ini berada dalam The Great Reset. Artinya, para pembuat kebijakan dan praktisi ekonomi berkolaborasi dalam menentukan arah baru perekonomian yang sangat memperhatikan aspek berkelanjutan.
Menurutnya, Perbankan juga harus berkomitmen mendukung prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola atau dikenal juga dengan ESG yang mengarah pada tujuan pembangunan berkelanjutan.
“Dalam hal ini, HSBC sudah menerapkan aspek berkelanjutan sebagai bagian dari portofolio investasi dalam mengelola risiko dan mencari peluang,” ujar Francois dalam HSBC Wealth Outlook 2022 Virtual, Jumat (25/2).
Pada tahun lalu, HSBC Indonesia telah meluncurkan produk investasi berkelanjutan, yakni Batavia Global ESG Sharia Equity USD. Produk tersebut merupakan reksa dana syariah berbasis efek luar negeri (offshore) untuk investor yang ingin berinvestasi di sektor teknologi global.
Head of Wealth Development HSBC Indonesia, Verawaty Zhao melihat minat investor cukup besar terhadap produk Batavia Global ESG Sharia Equity USD tersebut.
“HSBC Indonesia tidak menutup peluang untuk menerbitkan produk investasi berkelanjutan lainnya di masa mendatang.” kata Verawaty.
Salah satu instrumen keuangan berkelanjutan, yaitu obligasi berkelanjutan atau sustainability bond sedang dipersiapkan HSBC Indonesia tahun ini. Verawaty berharap para investor harus tetap menyesuaikan dengan profil risiko dan melakukan diversifikasi karena volatilitas yang ada tidak bisa diprediksi.
