Kumparan Logo

IHSG Anjlok 8 Persen, BEI Kembali Lakukan Trading Halt

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
IHSG anjlok 8 persen. Foto: Muhammad Fhnadra Hardiyon/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
IHSG anjlok 8 persen. Foto: Muhammad Fhnadra Hardiyon/kumparan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung terjun bebas atau tersungkur 665.89 poin atau minus 8 persen ke level 7,654.66 pada perdagangan Kamis (29/1). Sebanyak 33 saham naik, 658 saham menurun dan 20 saham stagnan.

Merosotnya IHSG yang cukup dalam ini sekaligus membuat perdagangan kembali dihentikan sementara trading halt. Dalam aturan yang baru saja dirilis oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) trading halt terjadi apabila terjadi penurunan perdagangan lebih dari 8 persen.

Direktur Utama BEI, Iman Rachman, sebelumnya mengimbau agar investor tidak panik secara berlebih dengan adanya trading halt IHSG. Kata dia, Self-Regularoty Organization (SRO) tak tinggal diam alias bakal berkoordinasi lebih lanjut mengenai peristiwa ini.

“Karena semuanya kan bicara, kalau kita lihat, semuanya bicara negatif side, downside-nya. Perlu ada yang meyakinkan bahwa ini juga ada positif side-nya dan kita tidak diam saja,” ucap Iman kepada wartawan di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (28/1).

instagram embed

Pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI) mengenai perubahan metodologi penghitungan porsi saham public alias free float di pasar saham domestik menekan indeks harga saham gabungan (IHSG) perdagangan sejak Rabu.

Tekanan tersebut muncul lantaran MSCI membekukan sementara rebalancing indeks di pasar saham Indonesia, hingga otoritas terkait menemukan menjamin mekanisme free float di Tanah Air.

Keputusan MSCI ini berlaku efektif segera dan mencakup seluruh perubahan indeks, baik yang berasal dari peninjauan indeks maupun aksi korporasi.