IHSG Diprediksi Kembali Menguat Meski Pasar Respons Negatif Kemenangan Trump
·waktu baca 2 menit

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi akan menguat pada perdagangan Kamis (7/11). IHSG ditutup anjlok 108,062 poin (1,44 persen) ke posisi 7.383,868 pada perdagangan Rabu (6/11).
Analis Phintraco Sekuritas melihat pelemahan IHSG pada Rabu (6/11) merupakan respons pasar terhadap kemenangan Donald Trump sebagai presiden dalam Pemilu AS.
Meski demikian, analis Phintraco Sekuritas memproyeksikan IHSG tetap akan rebound pada perdagangan Kamis (7/11). “Kami memperkirakan peluang technical rebound IHSG ke kisaran 7.400-7.430 di Kamis,” tulis Analis Phintraco Sekuritas dalam risetnya, Kamis (7/11).
Pasar juga mengantisipasi pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI) major review pada Kamis (7/11). Analis Phintraco Sekuritas International menyarankan untuk mencermati peluang buy on news khususnya pada saham-saham blue chip pada perdagangan Kamis (7/11).
“Pasalnya, the Fed diyakini akan memangkas suku bunga acuan sebesar 25 bps dalam FOMC 6-7 November 2024 yang berpotensi menjadi sentimen positif bagi IHSG,” terang riset tersebut.
Pelemahan IHSG juga pernah terjadi saat Trump memenangkan Pemilu AS untuk pertama kalinya dan pasar cenderung merespons negatif. Trump saat itu dinilai akan memicu peningkatan intensitas trade war dengan Tiongkok.
Di saat yang bersamaan, pemulihan global perdagangan juga sangat diperlukan sebagai bagian dari pemulihan pertumbuhan ekonomi global.
Analis Phintraco Sekuritas memandang pasar di Indonesia kali ini nampaknya memiliki concern lebih terhadap kemenangan Donald Trump.
“Pasalnya, hubungan dagang Indonesia dengan AS dinilai tidak berada pada kondisi terbaiknya setelah Apple dilarang menjual iPhone 16 Series di Indonesia dan rencana Indonesia bergabung ke dalam BRICS,” jelas riset tersebut.
Saham-saham yang dapat dicermati menurut Phintaro Sekuritas pada perdagangan Kamis (7/11) meliputi BBCA, MNCN, CPIN, EMTK dan AUTO.
Sementara itu, analis MNC Sekuritas justru melihat IHSG akan rawan terkoreksi. Sebab pada Rabu (6/11), IHSG terkoreksi 1,44 persen ke 7,383 disertai dengan munculnya volume penjualan dan area koreksi yang kami berikan sudah tercapai.
“Kami memperkirakan, posisi IHSG saat ini sedang berada pada bagian dari wave v dari wave (c) dari wave [iv]. Hal tersebut berarti, IHSG masih rawan terkoreksi ke 7,342,” tulis MNC Sekuritas dalam risetnya.
Saham yang direkomendasikan MNC Sekuritas meliputi AMRT, CPIN, MDKA, dan MIKA untuk diperhatikan sepanjang perdagangan Kamis (7/11).
