Kumparan Logo

IHSG Diprediksi Melemah, Investor Sebaiknya Beli Saham yang Fundamental Kuat

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Layar menampilkan pergerakan perdagangan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (23/10). Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Layar menampilkan pergerakan perdagangan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (23/10). Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA FOTO

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melemah pada perdagangan hari Senin (26/12). Selama sepekan, IHSG menurun 0,17 persen di posisi 6.800,673 dari 6.812,193 pada pekan sebelumnya.

Tim riset MNC Sekuritas memperkirakan IHSG berada di level support 6.693 dan 6.641, serta resistance di 6.854 dan 6.982.

“Nampaknya IHSG sedang berada di fase konsolidasinya untuk membentuk wave iv dari wave c dari wave (y) pada label hitam. Namun demikian, pada skenario alternatifnya, posisi IHSG sedang berada pada bagian dari wave c dari wave (x) ke arah 6,982,” tulis MNC Sekuritas dalam risetnya, Senin (26/12).

Tim MNC Sekuritas melanjutkan, yang perlu diperhatikan adalah pergerakan IHSG diperkirakan masih berada pada fase bearishnya. Sedangkan, CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas, WIlliam Surya Wijaya, memproyeksi IHSG berada di rentang 6.788 - 6.902.

Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan

Awal pekan terakhir di bulan terakhir tahun 2022, William mengamati IHSG bergerak cukup stabil. Momentum koreksi wajar jika terjadi dapat dimanfaatkan investor untuk melakukan akumulasi pembelian untuk saham-saham berfundamental kuat dan memiliki likuiditas yang tinggi.

“Mengingat kondisi perekonomian yang masih cukup stabil terlihat dari rilis data perekonomian yang terlansir, hari ini IHSG berpotensi melemah,” kata William.

Adapun beberapa saham rekomendasi dari MNC Sekuritas, yaitu ADRO, ASII, BNBR, dan SMGR.

1. ADRO

Recommendation: Buy on Weakness

Target Price: 3.990, 4.240

Stop loss: below 3.630

2. ASII

Recommendation: Buy on Weakness

Buy on Weakness: 5.600-5.650

Target Price: 5.950, 6.100

Stop loss: below 5.550

3. BNBR

Recommendation: Buy on Weakness

Target Price: 80, 88

Stop loss: below 65

4. SMGR

Recommendation : Buy on Weakness

Target Price: 6.925, 7.300

Stop loss: below 6.200

***

Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya didasarkan pada pertimbangan dan keputusan pembaca. Berita ini bukan merupakan ajakan untuk membeli, menahan, atau menjual suatu produk investasi tertentu.