Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
28 Ramadhan 1446 HJumat, 28 Maret 2025
Jakarta
imsak04:10
subuh04:25
terbit05:30
dzuhur11:30
ashar14:45
maghrib17:30
isya18:45
IHSG Diproyeksi Kembali Menguat Disokong Stimulus Moneter-Fiskal
20 Maret 2025 6:22 WIB
·
waktu baca 2 menit
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Analis Phintraco Sekuritas melihat IHSG ditopang oleh stimulus moneter pada perdagangan Rabu (19/3). Sehingga ada potensi IHSG melanjutkan penguatan pada perdagangan Kamis (20/3).
“IHSG berpeluang lanjutkan rebound dengan menguji level 6.330-6.370 di perdagangan Kamis,” tulis analis Phintraco Sekuritas dalam risetnya, Kamis (20/3).
Stimulus moneter yang bisa mendorong kinerja IHSG adalah peningkatan kebijakan likuiditas makroprudensial hingga mencapai Rp 375 miliar dari realisasi hingga pekan kedua Maret 2025 di Rp 291.8 triliun. Kondisi ini dinilai akan sangat membantu likuiditas perbankan yang cenderung lebih ketat sejak kuartal IV 2024.
Meskipun membuat nilai tukar rupiah mengalami pelemahan ke kisaran Rp 16.520 per dolar AS di Rabu sore (19/3). Akan tetapi, kebijakan ini merupakan bagian dari dukungan untuk stimulus fiskal, salah satunya program 3 juta rumah.
ADVERTISEMENT
“Pasar berharap kebijakan tersebut dapat berdampak positif untuk outlook ekonomi Indonesia, setidaknya dalam jangka menengah,” tulis riset tersebut.
Selain itu, pasar juga cenderung normalisasi dari kondisi heuristic bias yang terjadi di Selasa (18/3). Hal ini disebabkan oleh serangkaian isu yang beredar yang mempengaruhi psikologis pasar di hari tersebut.
Saham-saham yang dapat diperhatikan pada perdagangan Kamis (20/3) meliputi BMRI, EMTK, ICBP, INDF dan RAJA.
Analis MNC Sekuritas melihat IHSG menguat 1,42 persen ke 6,311 disertai dengan munculnya volume pembelian pada penutupan perdagangan Rabu (19/3).
IHSG justru diproyeksi akan kembali melemah pada perdagangan Kamis (20/3) setelah mengalami penguatan pada Rabu (19/3).
“Kami memperkirakan, posisi IHSG saat ini sedang berada pada bagian dari wave [v] dari wave A, sehingga waspadai akan IHSG yang pergerakannya masih rawan terkoreksi ke rentang 5.879-5.975,” tulis analis MNC Sekuritas, Kamis (20/3).
ADVERTISEMENT
Analis MNC Sekuritas kemudian merekomendasikan saham BBCA, BIRD, EXCL, dan ULTJ yang perlu diperhatikan sepanjang perdagangan Kamis (20/3).
***
Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya didasarkan pada pertimbangan dan keputusan pembaca. Berita ini bukan merupakan ajakan untuk membeli, menahan, atau menjual suatu produk investasi tertentu.