Kumparan Logo

IHSG Diproyeksi Lanjutkan Penguatan, Berpeluang Sentuh Level 6.545

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Seorang pria berjalan di atas layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (28/1/2026). Foto: Dhemas Reviyanto/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Seorang pria berjalan di atas layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (28/1/2026). Foto: Dhemas Reviyanto/ANTARA FOTO

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan Senin (3/8). Pada penutupan perdagangan Jumat (31/7), IHSG menguat 49,762 poin atau 0,80 persen ke level 6.236,126.

Analis MNC Sekuritas menilai, secara teknikal IHSG masih berada dalam tren naik. Penguatan indeks juga telah berhasil menembus level rata-rata pergerakan harian (MA20) sekaligus mencapai target penguatan yang sebelumnya diproyeksikan.

"Posisi IHSG saat ini sedang berada pada bagian awal dari wave v dari wave (c) dari wave [iv], sehingga masih berpeluang melanjutkan penguatan dengan target di kisaran 6.352-6.545," tulis MNC Sekuritas dalam riset hariannya, dikutip kumparan, Senin (3/8).

Meski demikian, MNC Sekuritas mengimbau investor untuk tetap mewaspadai potensi koreksi jangka pendek ke area 6.108-6.187. Adapun level support IHSG berada di 6.029 dan 5.839, sedangkan level resistance diproyeksikan pada kisaran 6.266-6.377.

MNC Sekuritas merekomendasikan empat saham yang layak dicermati pada perdagangan hari ini, yakni BRMS, ENRG, MBMA, dan PSAB.

Senada, Phintraco Sekuritas juga memperkirakan IHSG masih akan melanjutkan tren penguatan pada pekan ini. "Secara teknikal, IHSG diperkirakan melanjutkan penguatan dengan menguji level 6.300-6.380 pada pekan ini," tulis Phintraco dalam risetnya.

Pengunjung melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (24/4/2026). Foto: Putra M. Akbar/ANTARA FOTO

Potensi penguatan IHSG ditopang oleh sejumlah sentimen global. Indeks-indeks utama Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Jumat (31/7), didorong kenaikan saham Amazon. Penguatan tersebut terjadi meski imbal hasil (yield) obligasi pemerintah Amerika Serikat (US Treasury) terus meningkat. Yield tenor 30 tahun naik ke level 5,25 persen, tertinggi sejak 2007, sementara tenor 10 tahun mencapai 4,7 persen atau level tertinggi sejak Januari 2025.

Di sisi lain, harga minyak Brent juga ditutup naik 1,2 persen mendekati level USD 88 per barel. Sepanjang Juli 2026, harga Brent telah melonjak hampir 24 persen, mencatat kenaikan bulanan terbesar sejak Maret. Lonjakan tersebut didorong oleh meningkatnya ketegangan geopolitik serta kekhawatiran terhadap pasokan minyak global.

Phintraco menilai pelaku pasar pada pekan ini akan mencermati perkembangan konflik Amerika Serikat dan Iran serta dampaknya terhadap harga minyak dunia dan prospek inflasi global. Investor juga akan memperhatikan pergerakan saham-saham berbasis kecerdasan buatan (AI) menjelang rilis laporan keuangan SpaceX dan AMD.

Selain itu, perhatian pasar akan tertuju pada sejumlah data ekonomi Amerika Serikat, terutama data ketenagakerjaan. Jika data tenaga kerja AS dirilis lebih kuat dari perkiraan, ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga acuan The Fed pada pertemuan September berpotensi kembali menguat.

Dari dalam negeri, IHSG berhasil menutup perdagangan Juli 2026 di zona positif setelah mencatat return bulanan negatif selama enam bulan berturut-turut.

Investor juga akan mencermati sejumlah agenda ekonomi domestik pada pekan ini, mulai dari rilis PMI manufaktur, inflasi, dan neraca perdagangan pada Senin (3/8), data pertumbuhan ekonomi kuartal II 2026 pada Rabu (5/8), hingga cadangan devisa dan indeks harga properti pada Jumat (7/8). Penurunan harga BBM nonsubsidi yang mulai berlaku sejak 1 Agustus 2026 diperkirakan menjadi sentimen positif tambahan bagi pasar.

Phintraco Sekuritas merekomendasikan saham ASII, AMMN, PGAS, NCKL, dan INTP sebagai pilihan utama (top picks) untuk dicermati sepanjang pekan ini.

***

Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya didasarkan pada pertimbangan dan keputusan pembaca. Berita ini bukan merupakan ajakan untuk membeli, menahan, atau menjual suatu produk investasi tertentu.