Kumparan Logo

IHSG Diproyeksi Menguat Usai BEI Revisi Metode Kepemilikan Saham

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi IHSG. Foto: Adansijav Official/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi IHSG. Foto: Adansijav Official/Shutterstock

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak menguat pada level 6.127-6.257 pada pembukaan perdagangan Rabu (15/7).

Sebelumnya, pada Selasa (14/7), IHSG ditutup naik 1,68 poin atau 0,03 persen ke level 6.039,52.

“IHSG diperkirakan cenderung positif atau bullish moderat, meskipun masih dibayangi beberapa faktor struktural yang dapat membatasi ruang penguatan IHSG,” kata Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia M. Nafan Aji Gusta, dalam keterangannya, Rabu (15/7).

Katanya, sentimen positif dari global berasal dari hasil perilisan data inflasi AS (CPI) yang lebih rendah dari perkiraan memperkuat ekspektasi The Fed akan lebih dovish dengan mempertahankan Fed Rate pada pertemuan berikutnya, sehingga imbal hasil obligasi turun dan aset berisiko kembali diminati.

Dari Timur Tengah, adapun rencana pungutan (fee) atas pelayaran melalui Selat Hormuz dibatalkan, sehingga meredakan kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan perdagangan minyak dan kenaikan biaya logistik global sehingga mendukung sentimen positif di pasar saham Wall Street.

“Adapun meredanya kekhawatiran geopolitik maupun US CPI cooling down membuat pergerakan Rupiah terapresiasi 0,10 persen di level Rp18.091 per USD,” lanjut Nafan.

Sementara sentimen positif dari domestik, menurut Nafan, market masih memperoleh dukungan dari keputusan S&P Global Ratings yang mempertahankan peringkat kredit Indonesia di BBB dengan outlook stabil.

video story embed

Di sisi lain, BEI menambah 37 saham ke dalam daftar konsentrasi kepemilikan tinggi atau high shareholding concentration (HSC), setelah BEI merevisi metodologi penentuan HSC dengan memasukkan kriteria price impact ratio sebagai metodologi penentuan HSC, sehingga total saham yang masuk dalam daftar HSC menjadi 51 emiten.

“Penyempurnaan metodologi HSC ini menunjukkan bahwa BEI berupaya membuat mekanisme identifikasi saham berkonsentrasi tinggi menjadi lebih objektif dan komprehensif, sehingga tidak sekadar melihat angka free float, tetapi juga mempertimbangkan aspek pengawasan,” ujarnya.

Saham-saham yang dapat direkomendasikan Mirae Asset Sekuritas pada Rabu (15/7) meliputi ARCI, BULL, dan TINS.

Menurut MNC Sekuritas, IHSG pada Rabu (15/7) diproyeksi bervariasi. Bisa menguat ke level 6.137-6.254 dan melemah ke level 5.974-6.020.

“Sehingga IHSG berpeluang menguat menguji 6.137-6.254. Cermati area koreksi terdekat yang diperkirakan berada di 5.974-6.020,” tulis MNC Sekuritas, dalam keterangannya, Rabu (15/7).

Saham-saham yang direkomendasikan MNC Sekuritas pada Rabu (15/7) meliputi CDIA, RAJA, SMDR, dan WIFI.

***

Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya didasarkan pada pertimbangan dan keputusan pembaca. Berita ini bukan merupakan ajakan untuk membeli, menahan, atau menjual suatu produk investasi tertentu.