IHSG Diproyeksi Terkoreksi Imbas Data Deflasi dan Manufaktur RI Kontraksi

3 September 2024 6:00 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi pergerakan saham.
 Foto: Antarafoto
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pergerakan saham. Foto: Antarafoto
ADVERTISEMENT
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi akan terkoreksi pada perdagangan Selasa (3/9). Sebelumnya, IHSG ditutup menguat dan mencatatkan rekor tertinggi ke level 7.694,53 (0,31 persen) pada perdagangan Senin (2/9).
ADVERTISEMENT
Secara teknikal, analis Phintraco Sekuritas melihat pembentukan upper shadow yang cukup panjang. Hal ini mengindikasikan adanya tekanan jual.
“Oleh karena itu, perlu diwaspadai potensi koreksi IHSG pada perdagangan Selasa, dengan kemungkinan IHSG akan menguji level support di 7,650,”kata Tim Analis Phintraco Sekuritas dalam risetnya, Selasa (3/9).
Dari domestik, terdapat rilis data ekonomi domestik yang menunjukkan bahwa inflasi tahunan mengalami sedikit penurunan ke level 2,12 persen yoy dari sebelumnya 2.13 persen yoy. Namun, inflasi inti justru mencatat kenaikan. Inflasi inti meningkat dari 1.95 persen yoy menjadi 2.02 persen yoy.
“Kenaikan ini didorong oleh dua faktor utama, yakni komponen yang harganya diatur oleh pemerintah, seperti tarif BBM dan listrik, serta komponen yang harganya bergejolak, seperti harga bahan makanan pokok yang terpengaruh kondisi pasar,” lanjut Tim Analisis Phintraco.
ADVERTISEMENT
Selain hal tersebut, data PMI sektor manufaktur Indonesia kembali berada dalam zona kontraksi. PMI manufaktur untuk Agustus tercatat di angka 48.90, turun dari 49.30 bulan sebelumnya.
Dari eksternal, pasar menantikan rilis data ISM Manufacturing PMI Amerika Serikat untuk bulan Agustus, yang diperkirakan akan mengalami pertumbuhan ke level 47.80 dari level sebelumnya di 46.80.
Beberapa saham yang dapat diperhatikan menurut Phintraco Sekuritas di antaranya adalah AUTO, AALI, EMTK, BBYB dan AGRO
Analis MNC Sekuritas memprediksi IHSG masih dapat menguat ke 7.743, namun apabila break support maka arah IHSG akan menguji 7.371-7.460.
“Selama IHSG masih mampu berada di atas 7,547 sebagai support-nya, maka posisi IHSG saat ini masih berada pada bagian dari wave (v) dari wave [i] dari wave 3,” tulis Tim Analis MNC Sekuritas.
ADVERTISEMENT
Adapun beberapa saham yang dapat diperhatikan menurut MNC Sekuritas adalah ARTO, BRMS, LSIP dan PGEO.
***
Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya didasarkan pada pertimbangan dan keputusan pembaca. Berita ini bukan merupakan ajakan untuk membeli, menahan, atau menjual suatu produk investasi tertentu.