Kumparan Logo

IHSG Ditutup di Zona Hijau, tapi Rupiah Anjlok ke Rp 16.611 per Dolar AS

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi pergerakan saham.
 Foto: Antarafoto
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pergerakan saham. Foto: Antarafoto

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona hijau pada penutupan perdagangan saham sore ini, Selasa (25/3). IHSG ditutup naik 74,400 poin (1,21 persen) ke posisi 6.235,619.

Sedangkan indeks LQ45 ditutup menguat 15,989 poin (2,35 persen) ke 697,013. Sebanyak 329 saham naik, 265 saham turun, dan 202 saham stagnan.

Frekuensi saham ditransaksikan sebanyak 951.593 kali dengan total volume perdagangan sebanyak 16,713 miliar saham senilai Rp 14,27 triliun.

Saham-saham pendorong indeks atau top gainers sore ini di antaranya Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) naik 39 poin (26,00 persen) ke 189; Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) naik 290 poin (13,06 persen) ke 2.510; Panin Financial Tbk (PNLF) naik 36 poin (12,41 persen) ke 326; Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) naik 260 poin (12,32 persen) ke 2.370; dan Capital Financial Indonesia Tbk (CASA) naik 55 poin (7,97 persen) ke 745.

Mengutip data Bloomberg, nilai tukar rupiah sore ini melemah 44,00 poin (0,27 persen) di Rp 16.611 terhadap dolar AS. Ini merupakan level rendahs setelah pandemi, yakni pada 2 April 2020 yang menyentuh level Rp 16.741 per dolar AS.

Berikut kondisi bursa saham Asia sore ini:

Indeks Nikkei 225 di Jepang naik 172,000 poin (0,46 persen) ke 37.780,500

Indeks Hang Seng di Hong Kong turun 561,310 poin (2,35 persen) ke 23.344,250

Indeks SSE Composite di China turun 0,050 poin (0,00 persen) ke 3.369,979

Indeks Straits Times di Singapura naik 24,859 poin (0,63 persen) ke 3.961,189