Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 ยฉ PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
29 Ramadhan 1446 HSabtu, 29 Maret 2025
Jakarta
imsak04:10
subuh04:25
terbit05:30
dzuhur11:30
ashar14:45
maghrib17:30
isya18:45

ADVERTISEMENT
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang saat ini dalam tren anjlok, diyakini bakal bergerak positif setelah momentum Lebaran 2025.
ADVERTISEMENT
Direktur Utama PT Mandiri Sekuritas, Oki Ramadhana, menilai ini bisa terjadi lantaran sekarang fundamental perusahaan-perusahaan di bursa saham dalam kondisi bagus. Menurutnya, tren negatif di pasar saham saat ini terjadi karena sentimen terkait politikal RI.
"Ya karena ini masalah politikal, masalah segala macam ya, masalah teknikal saham. Tapi enggak masalah sama fundamental perusahaan," ucap Oki ketika ditemui awak media di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (25/3).
Oki menilai pergerakan IHSG setelah Idulfitri nanti trennya akan positif. Meski begitu, dia tak menjelaskan secara gamblang IHSG bakal bertengger di level berapa.
"Kita selalu bilangnya akhir tahun, tapi nanti harus kita revisi sedikit. Tapi sampai akhir tahun seharusnya bagus," lanjut dia.
ADVERTISEMENT
Menurutnya, saat ini harga saham-saham tergolong murah karena memiliki fundamental perusahaan yang baik. Beda seperti IHSG di masa pandemi COVID-19 yang kerap terpuruk sebab fundamental anjlok.
"Kalau dibandingkan 2-3 tahun yang lalu waktu zaman COVID kan kurang bagus semua fundamentalnya, tertekan semuanya. Tapi sekarang 2-3 tahun kemudian fundamentalnya bagus semua," kata Oki.
Mengenai cara agar investor institusi kembali ke market, kata Oki, faktor utamanya adalah masalah likuiditas. "Dan kita dari sekuritas itu akan selalu bawa perusahaan-perusahaan yang bagus untuk IPO di market itu. Itu aja. Tegasnya itu," terangnya.
Sebelumnya, jadwal perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) bakal mengalami penyesuaian dari momen libur Nyepi hingga Idulfitri.
Berdasarkan kalender bursa BEI, libur pasar saham akan dimulai pada Jumat (28/3) yang bertepatan dengan Cuti Bersama Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1947. Setelah itu perdagangan bursa akan libur sampai Senin (7/4) sesuai dengan tanggal Idulfitri 1446 H sebanyak dua hari sampai cuti bersama Idulfitri sebanyak empat hari.
ADVERTISEMENT
Artinya perdagangan bursa akan libur selama 7 hari kerja mulai Jumat (28/3) sampai Senin (7/4) selama libur Nyepi dan lebaran Idulfitri.
Dengan begitu, jumlah hari bursa pada bulan Maret adalah 19 hari perdagangan sementara untuk bulan April adalah 16 hari perdagangan.
Khusus untuk bulan April, libur bursa tidak hanya disumbang oleh Idulfitri dan cuti bersama Idulfitri melainkan juga terdapat Hari Wafat Yesus Kristus pada Jumat (18/4).