IHSG Hijau, Koleksi Saham ANTM, ASRI, BBNI, BMRI, BNGA, GGRM, PTBA, WIKA

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona hijau membuka perdagangan di awal pekan setelah sepekan kemarin terus bergerak di zona merah.
Pada perdagangan preopening, IHSG bergerak menguat 2,342 poin (0,04 persen) ke 5.455,046. Sementara indeks LQ45 bergerak naik 0,687 poin (0,08 persen) ke 880.218.
Mengawali perdagangan Senin (2/3), IHSG dibuka menguat ke posisi 5.463,633.
Tujuh dari 10 indeks sektoral menguat dipimpin sektor aneka industri yang naik 2,36 persen.
Sementara di pasar valuta asing, dolar Amerika Serikat (AS) melemah terhadap rupiah. Mengutip data Financial Times, Senin (2/3), dolar AS dibuka di Rp 14.306 atau melemah 34 poin (0,24 persen).
Berikut kondisi bursa saham Asia pagi ini:
Indeks Nikkei 225 di Jepang turun 218,44 poin (1,03 persen) ke 20.924,52
Indeks Hang Seng di Hong Kong turun 648,67 poin (2,42 persen) ke 26.129,93
Indeks SSE Composite di China turun 99,17 poin (4,09 persen) ke 2.326,98
Indeks Straits Times di Singapura turun 18,77 poin (0,70 persen) ke 2.989,69
Analis Binaartha Sekuritas M Nafan Aji Gusta Utama dalam risetnya menyebutkan, IHSG ditutup terkoreksi 1,50 persen di level 5.452,70 pada 28 Februari 2020.
Support pertama maupun kedua memiliki range pada 5.288,75 hingga 5.128,17. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 5.526,82 hingga 5.623,84.
Berdasarkan indikator, MACD masih negatif. Meskipun demikian, Stochastic dan RSI sudah menunjukkan jenuh jual atau oversold. Di sisi lain, terlihat pola bullish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi rebound pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area resistance.
Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.
ANTM, Daily (575) “Akumulasi Beli” pada area level 550 - 575, dengan target harga secara bertahap di level 590, 620, 645 dan 735. Support: 505.
ASRI, Daily (152) “Akumulasi Beli” pada level 134 - 152, dengan target harga secara bertahap di level 169, 188, 202 dan 260. Support: 117.
BBNI, Daily (7025) “Akumulasi Beli” pada area 6.675 - 7.025, dengan target harga di level 7.175, 7.550, 7.650 dan 8.525. Support: 6.400.
BMRI, Daily (7275) “Akumulasi Beli” pada area level 6.550 - 7.275, dengan target harga secara bertahap di level 7.425, 8.050 dan 8.650. Support: 6.475 dan 6.175.
BNGA, Daily (750) “Akumulasi Beli” pada area 735 - 755, dengan target harga secara bertahap di level 780, 805, 815 dan 880. Support: 725.
GGRM, Daily (51000) “Akumulasi Beli” pada area level 50.000 - 51.000, dengan target harga secara bertahap di level 52.950, 54.100, 59.050, 64.000 dan 68.925. Support: 49.175.
PTBA, Daily (2240) “Akumulasi Beli” pada area level 2.190 - 2.250, dengan target harga secara bertahap di level 2.440, 2.770, 3.100 dan 3.430. Support: 2.110.
WIKA, Daily (1875) “Akumulasi Beli” pada area 1.760 - 1.880, dengan target harga secara bertahap di level 1.940, 2.170, 2.400 dan 2.630. Support: 1.710.
