Kumparan Logo

IHSG Melesat 1,28% Usai BI Tahan Suku Bunga 5,75% pada September 2026

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pengunjung memotret layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (14/8/2026). Foto: Putra M. Akbar/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Pengunjung memotret layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (14/8/2026). Foto: Putra M. Akbar/ANTARA FOTO

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat usai pengumuman suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) atau BI Rate. Per 15.04 WIB, perdagangan sesi II IHSG tercatat menguat 80,518 poin atau 1,28 persen ke level 6.357.

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG naik 40,42 poin atau menguat 0,64 persen ke level 6.317,46.

Sebelumnya, Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan atau BI Rate pada level 5,75 persen pada September 2026. Selain itu, suku bunga deposit facility juga ditahan sebesar 4,75 persen. Sementara suku bunga lending facility sebesar 6,5 persen.

“Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada 22 dan 23 September 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI Rate sebesar 5,75 persen,” kata Gubernur BI Destry Damayanti dalam konferensi pers di Kantor Pusat BI, Rabu (23/9).

Destry mengatakan keputusan tersebut diambil untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah tingginya gejolak global akibat perang di Timur Tengah.