IHSG Melesat ke 8.600-an, Saham CDIA hingga PTRO Paling Banyak Diburu Investor

2 Desember 2025 12:09 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
IHSG Melesat ke 8.600-an, Saham CDIA hingga PTRO Paling Banyak Diburu Investor
IHSG sesi I naik 0,65 persen ke level 8.604 dengan 377 saham menguat. Berikut 5 emiten teratas yang jadi buruan investor.
kumparanBISNIS
Warga memantau pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (18/3/2025). Foto: Bay Ismoyo/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Warga memantau pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (18/3/2025). Foto: Bay Ismoyo/AFP
ADVERTISEMENT
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona hijau pada penutupan perdagangan saham siang ini, Selasa (2/12). IHSG sesi I ditutup naik 55,80 poin (0,65 persen) ke 8.604,59.
ADVERTISEMENT
Sebanyak 377 saham naik, 247 saham turun, dan 181 saham stagnan. Total frekuensi transaksi tercatat 1.603.590 kali dengan volume perdagangan mencapai 24,40 miliar saham dan nilai transaksi Rp 12,04 triliun. Kapitalisasi pasar tercatat di level Rp 15.806 triliun.
Di pasar valuta asing, rupiah menguat 0,25 persen atau naik 11 persen ke Rp 16.621 per Dolar AS.

CDIA Pimpin Daftar Top Value

Pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada sesi siang ini kembali menunjukkan dominasi sejumlah emiten dengan nilai transaksi terbesar. Berdasarkan data kategori Top Value alias transaksinya paling besar karena jadi buruan investor, Chandra Daya Investasi Tbk. (CDIA) masih memimpin dengan total turnover Rp 730,4 miliar, meningkat dari data sebelumnya.
Saham CDIA diperdagangkan dengan volume 363,1 juta lembar dan frekuensi 53.294 kali. Harga sahamnya naik 4,17 persen atau naik 80 poin ke level Rp 2.000.
ADVERTISEMENT
Di posisi kedua, saham big caps Bank Rakyat Indonesia (BBRI) mencatat turnover Rp 529,7 miliar, dengan volume 143,1 juta lembar dan frekuensi 26.151 kali. BBRI ditutup menguat 0,82 persen ke Rp 3.700.
Ilustrasi Kembali Sentuh All Time High, Kapitalisasi Pasar BBRI Tembus Rp 913 Triliun. Foto: BRI
Selanjutnya, Bumi Resources Minerals (BRMS) menempati posisi ketiga dengan turnover Rp 525,1 miliar. BRMS diperdagangkan sebanyak 517,8 juta lembar dengan 39.009 kali transaksi, dan harga saham naik 3,03 persen ke level Rp 1.020.
Di urutan keempat, Bangun Kosambi Sukses (CBDK) membukukan turnover Rp 396,4 miliar, volume 43,7 juta lembar, dan frekuensi 17.869 kali. CBDK melonjak 8,50 persen ke Rp 9.250, menjadi salah satu saham dengan kenaikan harga tertinggi di daftar ini.
Menutup lima besar, Petrosea (PTRO) mencatat turnover Rp 354,7 miliar, dengan volume 34,3 juta lembar dan 13.401 kali transaksi. Saham PTRO naik 2,00 persen ke Rp 10.225.
ADVERTISEMENT

Kondisi Bursa Asia