IHSG Sesi I Anjlok 1,07% ke 6.307, Investor Asing Jual Bersih Rp 987 M

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan sesi I, Kamis (24/9). Berdasarkan data Stockbit, IHSG turun 67,81 poin atau 1,07% ke level 6.307,11.
IHSG bergerak di zona merah sejak pembukaan perdagangan hingga jeda siang. Nilai transaksi saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai Rp 6,11 triliun, dengan volume perdagangan 19,58 miliar saham dan frekuensi transaksi sebanyak 962,5 ribu kali.
Dari sisi aktivitas investor asing, tercatat foreign buy sebesar Rp 1,75 triliun, sementara foreign sell mencapai Rp 2,74 triliun. Dengan demikian, investor asing membukukan net foreign sell sebesar Rp 987,09 miliar hingga akhir sesi I.
Sejumlah saham menjadi sasaran pembelian bersih investor asing. ASII mencatat net foreign buy terbesar senilai Rp 22,19 miliar, disusul ASLI Rp 16,10 miliar, TINS Rp 8,64 miliar, COIN Rp 7,18 miliar, dan MEJA Rp 3,76 miliar.
Selanjutnya, investor asing mencatat pembelian bersih pada MNCN Rp 3,69 miliar, MEDC Rp 2,67 miliar, GULA Rp 2,53 miliar, INDF Rp 2,21 miliar, DEWI Rp 1,91 miliar, SMDR Rp 1,55 miliar, SOCI Rp 1,32 miliar, dan BRMS Rp 1,23 miliar.
Pembelian bersih berikutnya terjadi pada BAIK Rp 944,47 juta, MKPI Rp 863,86 juta, HMSP Rp 791,12 juta, MARK Rp 778,26 juta, AKRA Rp 766,59 juta, MDKA Rp 648,20 juta, serta STAA Rp 644,84 juta.
Di sisi lain, aksi jual bersih asing terbesar terjadi pada saham BMRI dengan nilai Rp 237,12 miliar. Posisi berikutnya ditempati BBRI Rp 90,69 miliar, TLKM Rp 76,70 miliar, BUMI Rp 60,80 miliar, dan DSSA Rp 32,16 miliar.
Investor asing juga mencatat net foreign sell pada AMMN Rp 31,98 miliar, ANTM Rp 28,74 miliar, DEWA Rp 28,59 miliar, PTRO Rp 28,33 miliar, BBCA Rp 27,57 miliar, TPIA Rp 27,47 miliar, dan CUAN Rp 18,16 miliar.
Selanjutnya, net foreign sell tercatat pada BRPT Rp 14,68 miliar, ISAT Rp 14,51 miliar, KIJA Rp 12,09 miliar, INDY Rp 11,48 miliar, CPIN Rp 8,51 miliar, ULTJ Rp 7,26 miliar, BMTR Rp 6,97 miliar, serta BFIN Rp 6,63 miliar.
Sementara itu, dari perdagangan saham secara keseluruhan, UNSP menjadi top gainer dengan kenaikan 64 poin atau 25% ke level 320. Berikutnya BIPP naik 16 poin atau 24,62% ke 81, FORU menguat 58 poin atau 24,58% ke 294, ASLI naik 74 poin atau 17,87% ke 488, dan SDMU bertambah 12 poin atau 13,48% ke 101.
Sebaliknya, SAFE menjadi top loser setelah turun 125 poin atau 14,62% ke 730. Saham NASI turun 40 poin atau 14,60% ke 234, MNCN melemah 24 poin atau 14,55% ke 141, BMTR turun 15 poin atau 13,76% ke 94, dan MSIN terkoreksi 32 poin atau 13,22% ke 210.
Untuk nilai transaksi terbesar, BMRI mencatat Rp 321,23 miliar, diikuti DSSA Rp 289,88 miliar, BUMI Rp 241,59 miliar, BBRI Rp 221,76 miliar, dan ASLI Rp 199,15 miliar.
Dari sisi volume, BUMI menjadi saham yang paling banyak diperdagangkan dengan volume 12,83 juta saham. Berikutnya KPIG 10,68 juta saham, SQMI 5,63 juta saham, ASLI 4,40 juta saham, dan BNBR 4,17 juta saham.
Di bursa regional, Nikkei 225 Jepang naik 0,99% ke 65.677. Sementara Hang Seng Hong Kong turun 0,74% ke 24.651, SSE Composite China melemah 0,93% ke 3.900, dan Straits Times Singapura turun 0,11% ke 5.703,7.
