IHSG Sesi I Pecah Rekor ke 7.811, Saham Adaro dan Saratoga Melesat
·waktu baca 2 menit

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona hijau pada penutupan perdagangan saham, Kamis (12/9) siang. IHSG sesi I ditutup menguat 50,52 poin (0,65 persen) ke 7.811 atau all time high (ATH). Sementara indeks LQ45 turun 9,61 poin (1,01 persen) ke 961,23.
Sebanyak 308 saham naik, 249 saham turun, dan 226 saham stagnan. Frekuensi saham ditransaksikan sebanyak 791.450 kali dengan total volume perdagangan sebanyak 32,73 miliar saham senilai Rp 8,25 triliun.
Sementara itu, nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg siang ini menguat 11 poin (0,07 persen) ke Rp 15.413 dolar AS.
Sejumlah saham yang jadi top gainers atau jadi penopang IHSG:
Primarindo Asia Infrastructure (BIMA) naik 27 poin (28,42 persen) ke 122
Saratoga Investama Sedayu (SRTG) naik 360 poin (15,65 persen) ke 2.660
Adaro Energy Indonesia (ADRO) naik 440 poin (12,50 persen) ke 3.960
Alfa Energi Investama (FIRE) naik 10 poin (9,90 persen) ke 111
Sinergi Multi Lestarindo (SMLE) naik 6 poin (8,22 persen) ke 79
Berikut kondisi bursa saham Asia siang ini:
Indeks Nikkei 225 di Jepang naik 1.173 poin (3,29 persen) ke 36.794
Indeks Hang Seng di Hong Kong naik 216,67 poin (1,27 persen) di 17.326
Indeks SSE Composite di China naik 8,59 poin (0,32 persen) ke 2.730
Indeks Straits Times di Singapura naik 13,78 poin (0,41 persen) ke 3.545
