Kumparan Logo

IHSG Tersungkur 6,58 Persen, Terburuk se-Asia

kumparanBISNISverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Investor melihat layar monitor Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Foto:  Irfan Adi Saputra/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Investor melihat layar monitor Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona merah menutup perdagangan hari ini.

Pada perdagangan Senin (9/3), IHSG ditutup tersungkur 361,731 poin (6,58 persen) ke 5.136,809. Sementara indeks LQ45 ditutup anjlok 73,279 poin (8,26 persen) ke 813.753.

Seluruh indeks sektoral melemah. Sektor aneka industri mencatatkan pelemahan paling tajam 9,42 persen.

Sebanyak 43 saham naik, 382 saham turun, dan 102 saham stagnan. Frekuensi saham ditransaksikan sebanyak 527.792 kali dengan total volume perdagangan sebanyak 7,214 miliar saham senilai Rp 9,415 triliun. Dana asing keluar tercatat Rp 407,613 miliar. Sementara kapitalisasi pasar mencapai Rp 5.955,124 triliun.

Ilustrasi IHSG. Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan

Saham-saham penekan pergerakan indeks sore ini di antaranya Perusahaan Gas Negara (PGAS) turun 175 poin (13,01 persen) ke 1.170, Adaro Energy (ADRO) turun 150 poin (12,93 persen) ke Rp 1.010, Bank Negara Indonesia (BBNI) turun 750 poin (11,72 persen) ke Rp 5.650, dan Astra International (ASII) turun 650 poin (11,45 persen) ke Rp 5.025.

Sementara di pasar valuta asing, dolar Amerika Serikat (AS) menguat terhadap rupiah. Mengutip data Financial Times, dolar AS sore ini bergerak di Rp 14.505,30 atau menguat 285,30 poin (2,01 persen).

Berikut kondisi bursa saham Asia sore ini:

Indeks Nikkei 225 di Jepang turun 1.050,99 poin (5,07 persen) ke 19.698,76

Indeks Hang Seng di Hong Kong turun 1.106,21 poin (4,23 persen) ke 25.040,46

Indeks SSE Composite di China turun 91,22 poin (3,01 persen) ke 2.943,29

Indeks Straits Times di Singapura turun 178,61 poin (6,03 persen) ke 2.782,37