IKEA Akan Diperiksa Terkait Kecurangan Pajak

Komisi Uni Eropa akan segera melakukan investigasi serius pada struktur pajak perusahaan furniture terkenal asal Swedia, IKEA.
Salah satu divisi IKEA di Belanda, Inter Ikea, diduga mendapatkan manfaat pajak yang tidak adil di negara tersebut. Perusahaan dituduh mendapatkan subsidi yang besar untuk mengurangi pajak mereka dari pendapatan semua gerai IKEA di dunia. Uni Eropa akan melihat apakah pajak IKEA ini bertabrakan dengan aturan Uni Eropa.
"Semua perusahaan, besar atau kecil, multinasional atau nasional, harus membayar pajak secara adil," ujar Komisioner Persaingan Uni Eropa Margrethe Vestager seperti dilansir BBC, Kamis (21/12).
Dalam hukum Uni Eropa, negara-negara anggota tidak bisa memberikan manfaat pajak tertentu kepada grup korporasi multinasional, yang tak diberikan kepada perusahaan lain.
"Komisi telah memandang bahwa perpajakan (Belanda) telah memberikan manfaat kepada Inter Ikea Systems dibandingkan dengan perusahaan-perusahaan lainnya," tulis Komisi Uni Eropa dalam pernyataannya.
Sementara itu, pihak Inter Ikea Group menyatakan besaran pajak yang dibebankan telah sesuai dengan aturan Uni Eropa.
Terdapat dua kesepakatan pajak antara Belanda dengan Inter Ikea yang akan akan diinvestigasi oleh Komisi Uni Eropa. Pertama, Komisi Uni Eropa menyatakan, pada tahun 2006 Inter Ikea kemungkinan membayar biaya lisensi ke unit Ikea lainnya di Luksembourg, dengan demikian terjadi perpindahan pendapatan ke negara bebas pajak.
Kemudian kedua pada tahun 2011, Inter Ikea membuat kesepakatan pajak kedua dengan Belanda terkait pinjaman dengan unit IKEA di Liechtenstein, yang memungkinkan IKEA memindahkan labanya ke negara yang pajaknya rendah.
