Imbas Corona, Lalu Lintas Tol Milik Hutama Karya Anjlok hingga 75 Persen

Semakin meluasnya penyebaran virus corona di Indonesia berpengaruh besar pada kinerja operasional jalan tol yang dikelola oleh PT Hutama Karya (Persero).
Executive Vice President Divisi Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol Hutama Karya, J Aries Dewantoro mengatakan, saat ini terjadi penurunan volume kendaraan yang melintas di beberapa ruas tol yang dikelola Hutama Karya, baik di Sumatera maupun di Jakarta.
“Rata-rata penurunan Lalu Lintas Harian (LHR) mencapai 50 persen di mana yang paling signifikan terlihat adalah di tol JORR seksi S yang mencapai 51 persen dan Tol Palembang-Indralaya (Palindra) yang mencapai 75 persen dalam sepekan terakhir,” kata Aries berdasarkan keterangannya, Selasa (7/4).
Aries mengungkapkan selain karena penyebaran virus corona, adanya kebijakan pemerintah mengenai pembatasan sosial serta himbauan untuk bekerja dan berkegiatan dari rumah, juga membuat mobilitas pengguna tol turun drastis.
“Operasional di seluruh cabang tol hingga saat ini masih berjalan normal, namun volume kendaraannya menjadi lebih sepi dari biasanya karena banyak masyarakat yang mengikuti anjuran pemerintah untuk tetap di rumah aja,” tutur Aries.
Meski begitu, Hutama Karya memastikan mendukung penuh kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran virus corona di Indonesia. Hutama Karya juga akan mengikuti instruksi dari pemerintah dalam pengelolaan ruas tol yang dikelolanya, termasuk apabila diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah operasional tolnya.
Disamping itu, untuk membantu mencegah penyebaran COVID-19, Hutama Karya telah melakukan berbagai tindakan preventif khususnya di ruas tol yang dikelolanya mulai dari penyemprotan disinfektan secara rutin dan penyediaan hand sanitizer di seluruh gerbang tol, pengecekan suhu tubuh kepada seluruh petugas tol setiap pergantian shift, pembagian tongkat tol gratis di tol Medan-Binjai (Medbi), hingga penyemprotan disinfektan di Rest Area tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (Terpeka).
